Prabowo Tiba di Sumatra Barat, Langsung Gelar Rapat Terbatas Bersama Menteri sampai Panglima TNI

Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri hingga Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, yang digelar tertutup di Markas Komando Daerah Militer Sumatera Barat, Rabu malam.

Diterbitkan 18 Desember 2025, 00:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo tiba di Sumbar meninjau lokasi bencana dan percepatan pemulihan.
  • Prabowo menggelar rapat terbatas dengan menteri dan petinggi TNI-Polri di Sumbar.
  • Pemerintah mengerahkan 50.000 TNI-Polri dan akan membangun 2.000 hunian tetap.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto telah tiba di Sumatra Barat (Sumbar), Rabu (17/12/2025). Adapun, Kepala Negara diagendakan meninjau sejumlah lokasi terdampak bencana sekaligus memastikan percepatan pemulihan infrastruktur pasca banjir.

Berdasarkan akun Instagram Sekretariat Kabinet, Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri hingga Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, yang digelar tertutup di Markas Komando Daerah Militer Sumatera Barat, Rabu malam.

"Presiden tiba di Bandar Udara Internasional Minangkabau, Kab. Padang Pariaman, pada Rabu, 17 Desember 2025, pukul 18.30 WIB, dan langsung mengadakan rapat terbatas di Markas Komando Daerah Militer Sumatra Barat," kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya seperti dilansir dari Antara.

Sebelumnya, Kepala Negara lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta pada pukul 17.00 WIB. Dia didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Prabowo tiba di Bandar Udara Internasional Minangkabau, Kabupaten Padang Pariaman, Provinsi Sumatra Barat, pada Rabu pukul 18.30 WIB. Kedatangan Prabowo tampak disambut Gubernur Sumbar, Mahyeldi.

Kerahkan Bantuan

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah sudah mengerahkan lebih dari 50.000 anggota TNI-Polri ke lokasi terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatra. Untuk itu, dia mengatakan semua pihak waspada apabila ada narasi yang menyebut bahwa negara tak hadir menangani bencana Suamtra.

"Kita sudah mengerahkan lebih dari 50.000 TNI dan Polri. 50.000 itu setingkat 50 batalion sudah dikerahkan di daerah terdampak. Kalau dibilang negara tidak hadir, ah, ya, kita waspada saja, ya. Unsur-unsur yang memang ya punya agenda-agenda lain," kata Prabowo saat memimpin sidang kabinet paripurna yang dihadiri para menteri-wamen di Istana Negara Jakarta, Senin (15/12/2025).

Selain itu, dia menuturkan lebih dari 60 helikopter serta belasan pesawat diterjunkan ke daerah-daerah terdampak bencana. Prabowo juga telah memerintahkan Menteri Perumahan dan Kawasan Pemukiman serta Menteri Pekerjaan Umum segera membangun hunian tetap dan sementara untuo warga terdampak banjir.

"Pembangunan hunian segera dilakukan dan 2.000 rumah segera akan mulai dibangun," ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6