Pesta Kembang Api dan Drone, Ancol Bidik 120 Ribu Pengunjung Malam Tahun Baru

Masyarakat diimbau agar memanfaatkan transportasi publik saat mengunjungi Ancol karena pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas.

Diterbitkan 17 Desember 2025, 11:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Ancol menargetkan 120 ribu pengunjung pada malam tahun baru 2025.
  • Beragam hiburan disiapkan, termasuk kembang api, drone, dan konser musik.
  • Pengunjung diimbau gunakan transportasi publik karena rekayasa lalu lintas.

Liputan6.com, Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol menargetkan 120 pengunjung pada malam pergantian tahun, yakni 31 Desember 2025.

“Pada tahun lalu, jumlah kunjungan mencapai 80 ribu di periode tersebut. Tahun ini, kami ingin ada kenaikan dibanding tahun lalu,” kata SVP PT Pembangunan Jaya Ancol Budi Aryanto di Jakarta, Rabu (17/12) seperti dilansir Antara.

Menurut dia, target tersebut ditetapkan karena Ancol menghadirkan beragam hiburan menarik pada malam pergantian tahun, salah satunya pesta kembang api terbesar di sepanjang pesisir pantai Ancol, yaitu di Pantai Karnaval, Pantai Lagoon, dan pantai lainnya.

“Tahun lalu, kami menghadirkan pesta kembang api terbesar, dan tahun ini lebih besar,” ujar Budi.

Selain pesta kembang Api, kata dia, Ancol juga menyuguhkan pertunjukan drone terbang.

“Pada malam tahun baru nanti, penampilan drone tentu akan lebih menarik,” ucap Budi.

 

Konser

Kemudian, sambung dia, ada pula konser musik yang digelar di sejumlah lokasi di kawasan Ancol, yang menampilkan deretan band kawakan untuk menghibur pengunjung.

“Untuk titik konser ini, nanti akan ada tiga titik konser yang dapat dinikmati pengunjung,” tutur Budi.

 

Manfaatkan Transportasi Publik

Lebih lanjut, dia pun mengimbau masyarakat agar memanfaatkan transportasi publik saat mengunjungi Ancol karena pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas, bekerja sama dengan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara dan Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Utara.

“Kami menyiapkan rekayasa lalu lintas yang bertujuan membantu pengunjung masuk dan keluar kawasan,” ungkap Budi.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6