Tim Labfor Polri Turun Tangan Cari Penyebab Kebakaran Gedung Terra Drone Jakpus

Susatyo mengatakan, Tim Labfor Polri telah masuk ke gedung, memeriksa satu per satu lantai untuk mencari titik awal api.

Diterbitkan 09 Desember 2025, 21:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Labfor Polri selidiki penyebab kebakaran gedung Terra Drone di Jakarta Pusat.
  • Dugaan awal baterai drone terbakar, polisi periksa saksi dan kelalaian.
  • Kebakaran gedung Terra Drone menewaskan 22 orang, 7 pria dan 15 wanita.

Liputan6.com, Jakarta - Tim Labfor Polri turun tangan menyelidiki penyebab kebakaran gedung Terra Drone di Jalan Letjen Suprapto No. 17, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (9/12/2025).

Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada baterai drone yang terbakar di salah satu ruang penyimpanan. Namun, Polisi belum memastikan penyebab pasti karena Labfor masih menganalisis kondisi barang-barang yang ditemukan di lokasi.

"Kami mohon waktunya untuk kami bisa segera menyampaikan perkembangan kepada teman-teman media sekalian. Tentunya kami serius untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap perkara kebakaran ini," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).

Susatyo mengatakan, Tim Labfor Polri telah masuk ke gedung, memeriksa satu per satu lantai untuk mencari titik awal api.

"Tim Labfor (Laboratorium Forensik) Polri sudah hadir dan sudah melaksanakan olah TKP untuk menemukan sebab-sebab terjadinya kebakaran," ujar dia.

Sementara itu, penyidik Polres Metro Jakarta Pusat mulai memeriksa seluruh saksi yang berada di gedung pada saat kejadian, termasuk pengelola dan pemilik gedung. Beberapa saksi sudah dibawa ke Polres Jakpus untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan.

 

Cari Penyebab hingga Pihak yang Bertanggungjawab

Polisi juga tengah mendalami dugaan adanya unsur kelalaian dalam insiden kebakaran gedung Terra Drone di Johar Baru, Jakarta Pusat. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, penyelidikan akan dilakukan dengan menelusuri sumber api terlebih dahulu untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran tersebut.

"Tentunya dari penyebab tersebut kita akan kaji lagi, apakah penyebab tersebut juga dihubungkan dengan kelalaian atau ada pihak-pihak lain yang bertanggung jawab. Termasuk izin-izin dan sebagainya tentu akan kami lakukan pemeriksaan lebih lanjut," kata dia kepada wartawan, Selasa (9/12/2025).

Dia memastikan, semua pihak yang berkaitan dengan operasional gedung akan dimintai dipanggil untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

"Nanti kita akan panggil satu per satu untuk bisa ke Polres Jakarta Pusat," ucap dia.

 

Jumlah Korban

 

 

Di sisi lain, jumlah korban tewas yang dibawa ke RS Polri mencapai 22 orang, terdiri dari 7 laki-laki dan 15 perempuan. Proses administrasi visum dipercepat agar keluarga dapat segera membawa pulang jenazah.

"Dan di sana juga sudah dibuat posko untuk membantu para keluarga korban," ucap dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6