Prabowo Perintahkan Percepatan Rehabilitasi Pascabanjir Sumatera

Menurut Pratikno, seluruh kekuatan nasional saat ini sedang dikerahkan dalam masa tanggap darurat, termasuk Basarnas, TNI, Polri, dan pemerintah daerah, dengan BNPB sebagai komando koordinasi.

Diterbitkan 06 Desember 2025, 06:43 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Presiden Prabowo perintahkan percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.
  • Seluruh kekuatan nasional, dikoordinasi BNPB, kerahkan tanggap darurat.
  • Persiapan rehab-rekon harus cepat, tidak menunggu tanggap darurat selesai.

Liputan6.com, Jakarta - Memasuki pekan kedua penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera, Presiden Prabowo Subianto telah memerintahkan percepatan persiapan tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Instruksi tersebut disampaikan Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri peluncuran Indonesia International Search and Rescue (IISAR) 2026 di Dome A, Spike Air Dome PIK 2, Kabupaten Tangerang, Jumat (5/12/2025).

Menurut Pratikno, seluruh kekuatan nasional saat ini sedang dikerahkan dalam masa tanggap darurat, termasuk Basarnas, TNI, Polri, dan pemerintah daerah, dengan BNPB sebagai komando koordinasi.

“Hingga saat ini tanggap darurat dikerahkan oleh seluruh kekuatan nasional. Mulai dari Basarnas, TNI, Polri, Pemda, di mana dikomandoi oleh BNPB,” ujarnya.

Namun demikian, Presiden Prabowo menekankan bahwa persiapan fase rehabilitasi dan rekonstruksi tidak boleh menunggu tanggap darurat selesai.

“Bapak Presiden juga sudah perintahkan untuk mempersiapkan rehab–rekon. Karena rehab–rekon ini juga harus dilakukan secara cepat,” tegas Pratikno.

 

Jalankan Instruksi Presiden

Pratikno menambahkan bahwa dampak bencana tidak hanya dirasakan oleh korban yang kehilangan rumah dan harta benda, tetapi juga masyarakat yang terisolasi akibat akses transportasi terputus serta terdampak situasi pascabencana.

“Korban banjir bandang dan longsor bukan hanya yang rumahnya rusak, melainkan juga mereka yang terdampak karena akses terputus atau akibat pascabencana tersebut,” katanya.

Pratikno menegaskan kembali komitmen percepatan penanganan bencana sesuai instruksi Presiden.

“Bapak Presiden tegaskan lagi pada saat pelepasan atlet tadi, untuk semakin mempercepat persiapan tahap rekon di saat kita juga saat ini tanggap darurat,” ujarnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6