Proyek Perataan Bekas Sekolah di Kelapa Gading Berujung Petaka: Mandor Hilang Tertimbun Reruntuhan

Sebuah bangunan bekas sekolah yang sedang diratakan di Kelapa Gading mendadak roboh dan menimpa seorang mandor bernama Setiyono Muhtar.

Diterbitkan 04 Desember 2025, 17:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Bangunan bekas sekolah di Kelapa Gading roboh saat diratakan.
  • Mandor proyek, Setiyono Muhtar (56), tertimpa reruntuhan dan belum ditemukan.
  • Pencarian korban masih berlangsung oleh tim pemadam kebakaran.

Liputan6.com, Jakarta - Sebuah bangunan bekas sekolah di Perumahan Bukit Gading Mediterania, Kelapa Gading Barat, Jakarta Utara, mendadak roboh saat tengah diratakan, Kamis (4/12/2025).

Seorang mandor proyek bernama Setiyono Muhtar (56) tertimpa material reruntuhan dan hingga kini belum ditemukan.

Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Seto Handoko Putra, menjelaskan, insiden itu pertama kali pada pukul 12.36 WIB. Saat petugas tiba, kondisi bangunan bekas sekolah yang sudah tak beroperasi itu tampak porak-poranda.

"Telah didapat informasi adanya bangunan roboh hingga mengakibatkan 1 orang korban tertimpa reruntuhan bangunan," kata dia dalam keterangannya, Kamis (4/12/2025).

Terkait kejadian ini, tiga orang rekan kerja korban telah dimintai keterangan. Menurut mereka kejadian bermula sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat itu mereka sedang membongkar panel kabel di area basement. Setiyono terlihat berjalan di belakang seorang pekerja lain sambil membawa potongan kabel menuju tangga.

"Pada saat Mujiono dan korban berada di bawah tangga, Tiba-tiba bangunan bagian tangga roboh ambruk," ucap dia.

 

Rekannya Bisa Loncat Keluar

Rekan Setiyono yang berada di depannya berhasil meloncat keluar. Sementara korban tertimpa runtuhan.

"Korban yang berada di belakang tertiban reruntuhan bangunan tangga," ucap dia.

Sedangkan, dua pekerja lain yang berada tak jauh dari lokasi langsung kabur lewat pintu samping demi menyelamatkan diri. Mereka kemudian menghentikan operator alat berat agar proses pembongkaran dihentikan karena ada korban yang tertimbun.

"Adapun Mandor yaitu S dan korban sebagai mandor proyek renovasi bangunan tersebut," ucap dia.

Sekitar pukul 13.00 WIB, tim pemadam kebakaran dikerahkan melakukan pencarian menggunakan alat berat. Hingga kini, pencarian masih berlangsung.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6