Kapolri: Semua Warga Terlibat Penjarahan Saat Banjir Sumatra Sudah Dilepas

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya sudah melepaskan semua warga yang terlibat penjarahan minimarket di Sibolga, Sumatra Utara, saat bencana banjir.

Diterbitkan 03 Desember 2025, 15:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Kapolri bebaskan semua warga penjarah minimarket di Sibolga.
  • Aksi penjarahan dipahami karena warga butuh logistik saat banjir.
  • Polres Sibolga amankan 16 orang terkait penjarahan 7 minimarket.

Liputan6.com, Jakarta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pihaknya sudah melepaskan semua warga yang terlibat penjarahan minimarket di Sibolga, Sumatra Utara, saat bencana banjir. Dia mengaku memahami terjadinya aksi nekat tersebut lantaran masyarakat membutuhkan logistik untuk bertahan hidup. 

"Bahwa sampai saat ini sudah tidak ada lagi, yang diamankan, semua sudah kita lepas," jelas Listyo saat konferensi pers perkembangan penanganan banjir Sumatra di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta, Rabu (3/12/2025).

"Kita juga paham saat itu mereka hanya membutuhkan logistik makanan dan saat ini semua sudah dilepas," sambungnya.

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sibolga awalnya mengamankan 16 orang terduga pelaku penjarahan minimarket. Mereka adalah korban bencana banjir Sumatra yang terdampak krisis pangan. 

"Benar, ada 16 orang diamankan Polres Sibolga terkait dugaan penjarahan," kata Kasubbid Penmas Bidang Humas Polda Sumut, AKBP Siti Rohani Tampubolon kepada wartawan, Senin (1/12/2025).

Terduga pelaku penjarahan minimarket masing-masing berinisial (20), SS (24), AZ (27), ZR (24), OFH (18), ART (19), DH (20), ISS (18), A (18), MS (18), BA (18), ER (21), DAM (18), ABS (18), D (18) dan BNH (17). 

"Lokasi yang dijarah terdapat beberapa mini market yang menjadi sasaran massa," sebutnya.

 

7 Gerai Minimarket Dijarah

Siti menyebut ada tujuh gerai minimarket yang dijarah, yakni Indomaret di Jalan Singamaraja depan SPBU Kebun Jambu. Indomaret di Jalan Suprapto, Indomaret di Jalan Sibolga-Barus.

Alfamidi di Jalan Singamaraja dan Alfamart di Jalan Imam Bonjol, di Jalan Suprapto dan Jalan Merpati, Kota Sibolga. Penjarahan terjadi pada Sabtu (29/11/2025).

Siti menegaskan, 16 orang itu tidak ikut terlibat dalam penjarahan di Gudang Bulog Sarudik, Kota Sibolga. "Tidak, tidak terjadi di Bulog," ujarnya.

Dalam kondisi saat ini, masyarakat diimbau untuk tenang dan jangan terprovokasi terkait informasi tidak jelas.

"Karena, pemerintah dan TNI/Polri tengah melakukan pendistribusian secara maksimal ke titik-titik pengungsian dan lokasi terdampak bencana alam ini," imbaunya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6