Liputan6.com, Jakarta - Konflik yang terjadi di tubuh PBNU memasuki babak baru. Kini muncul dugaan sabotase yang membuat surat resmi Syuriyah PBNU tampil dengan kondisi masih bertanda draft.
Surat edaran bernomor 4785/PB.02/A.II.10.01/99/11/2025 itu berisi pencopotan Gus Yahya dari Ketum PBNU, yang sudah dipastikan sah secara substansi.
Wakil Sekjen PBNU, Wahyu Nur Hidayat Aly atau Gus Wahyu, mengungkapkan proses pembubuhan stempel digital pada surat edaran bernomor 4785/PB.02/A.II.10.01/99/11/2025 sempat terhambat akibat hilangnya hak akses pada akun yang seharusnya memiliki otoritas.
Advertisement
"Meski berstatus sebagai Super Admin, ternyata hak untuk membubuhkan stempel telah dihapus dari akun Faisal Saimima," kata dia saat konferensi pers, Kamis (27/11/2025).
Padahal ketika dicek ke Peruri, akun terkait sebenarnya masih terdaftar sebagai pemegang otoritas stempel.
"Pada pukul 21.54 WIB, Wakil Sekretaris Jenderal PBNU H. Nur Hidayat mengkonfirmasi kepada Tim Peruri terkait siapa yang mencabut hak stamping surat untuk akun setjen@nu.or.id dan day@seblak.net. Tim Peruri mengkonfirmasi bahwa kedua akun masih terdaftar sebagai pemegang otoritas untuk membubuhkan stempel," ucap dia.
Kondisi inilah yang kemudian memunculkan dugaan sabotase dari internal Project Management Office (PMO) Digdaya PBNU.
"Maka, dapat disimpulkan bahwa terdapat aksi sabotase dari Tim Project Management Office (PMO) Digdaya PBNU terhadap dua akun tersebut," ucap dia.
Â
Periksa Ulang Dokumen
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5425797/original/039144100_1764237900-PBNU..jpeg)
Dia menerangkan, gangguan tak berhenti pada hilangnya akses. Saat tim Syuriyah mencoba memeriksa ulang dokumen pada Selasa 25 November malam, layar pratinjau surat berubah menjadi rangkaian kode yang tak terbaca.
Tampilan normal baru kembali keesokan paginya, itu pun tanpa stempel digital dan masih menyisakan watermark draft. Versi inilah yang akhirnya terlanjur beredar dibantah dari kubu Gus Yahya melalui surat 4786.
"Terkait dengan subtansi yang tercantum dalam surat Nomor 4785, Pengurus BesarSyuriyah menyatakan hal tersebut sah sesuai dengan fakta-fakta kronologis yangdiungkapkan dalam surat dimaksud," ucap dia.
Â
Advertisement
Gangguan Kerap Terjadi
Wahyu menyebut masalah teknis itu bukan kesalahan mereka. Sejak Oktober, gangguan serupa disebut kerap terjadi, mulai dari penghapusan akun Rais Aam dari daftar pemegang otoritas hingga pemblokiran dua akun staf Syuriyah yang sebelumnya mempunyai peran sebagai Staf Surat Keluar tanpa pemberitahuan sebelumnya. Kedua akun tersebut atas nama Sdr. Khaerun Nufus dan Sdr. Abdul Sidik.
"Penonaktifan kedua akun tersebut tidakberselang lama setelah Rais Aam menggelar Silaturrahim dengan PWNU se-Indonesia yang dilaksanakan di Hotel Sultan Jakarta. Dengan dihapuskannya kedua akun Staf Surat Keluar tersebut, maka Pengurus Besar Syuriyah telah dibekukan secara sepihak oleh oknum-oknum Pengurus Besar Tanfidziyah dengan memanfaatkan tangan Tim PMO Digital PBNU," tandas dia.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304320/original/074308900_1784712554-cek_fakta_lowongan_SKK_Migas.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2365270/original/068589700_1537681835-20180923-Pawai-Kampanye-Damai-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5521382/original/090333100_1772688718-gempa_besar-_klaim_facebook.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9304429/original/014311000_1784714561-Untitled_design.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5425796/original/088306700_1764237899-PBNU.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8260490/original/004683900_1781597232-063_2281735743-Spanyol_vs_Tanjung_Verde.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8257806/original/036653900_1781257253-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301596/original/087157300_1784500330-063_2286807575.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4786318/original/084826700_1711521270-GJmtYCIbgAAkw1f.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9299963/original/007789300_1784281017-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3104854/original/092516000_1587109605-000_1Q35MK.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5535295/original/004219900_1773977617-gianni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303609/original/094591200_1784672116-AP26200776667216.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303337/original/087011100_1784626958-063_2286813749.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302533/original/039508800_1784583892-spanyol.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301613/original/093079500_1784504537-000_C2LE74U.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295937/original/029239400_1783995735-000_A6DQ92Z.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489319/original/046436500_1769841141-IMG_6401.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5489288/original/003218300_1769836794-37693.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488740/original/028030100_1769761661-IMG_6369.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488823/original/079886800_1769765126-IMG_6346.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488773/original/073782300_1769763448-IMG_6343.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5488766/original/056567900_1769763033-IMG_6365.jpeg)