Antisipasi Pohon Tumbang, Peremajaan Pohon Dilakukan Sudin Pertamanan dan Hutan Kota Jaktim

Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur (Sudin Tamhut Jaktim) melakukan peremajaan pohon di Jalan Dr. Soemarno, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung untuk mengantisipasi pohon tumbang.

Diterbitkan 26 November 2025, 13:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Sudin Tamhut Jaktim meremajakan pohon di Jalan Dr. Soemarno untuk antisipasi tumbang.
  • 30 pohon Palem Raja diremajakan karena akar keropos, diganti dengan jenis Tabebuya.
  • Proses melibatkan 25 personel, mobil tangga, truk, serta evaluasi kesehatan pohon.

Liputan6.com, Jakarta - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur (Sudin Tamhut Jaktim) melakukan peremajaan pohon di Jalan Dr. Soemarno, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung untuk mengantisipasi pohon tumbang.

"Peremajaan pohon dilakukan karena kondisi akar pohon eksisting dinilai sudah keropos dan rawan tumbang di Jalan Dr. Soemarno, Kelurahan Pulo Gebang, Kecamatan Cakung," ujar Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Timur Dwi Ponangsera saat dikonfirmasi di Jakarta, melansir Antara, Rabu (26/11/2025).

Berdasarkan pendataan, lanjut dia, terdapat 30 pohon Palem Raja yang harus diremajakan, namun saat ini baru 11 pohon yang telah ditangani.

"Total ada 30 pohon Palem Raja yang harus diremajakan di Jalan Dr. Soemarno. Saat ini baru 11 pohon, dan sisanya ditargetkan rampung dalam sepekan ini," ucap Dwi.

Menurut dia, agar penghijauan di Jalan Dr. Soemarno tetap terjaga, dilakukan penanaman pohon jenis Tabebuya sebagai pengganti Palem Raja.

Sementara itu, Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Tamhut Jakarta Timur Made Widhi Adnyana Surya Pratita menuturkan dalam peremajaan pohon tersebut, dikerahkan sebanyak 25 personel pasukan hijau.

"Untuk mempercepat proses peremajaan, kami juga mengerahkan satu unit mobil tangga dan lima truk pengangkut," tutur Made Widhi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi atau Pemprov DKI Jakarta melakukan peremajaan terhadap pohon-pohon dengan tingkat kerawanan tinggi untuk mencegahnya tumbang saat cuaca buruk, terutama saat hujan.

"Pohon yang sudah tidak sehat atau berisiko tumbang diganti dengan jenis pohon yang lebih adaptif, kuat dan sesuai dengan kondisi media tanam serta lebar area tajuk," kata Kepala Bidang Jalur Hijau Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta Herlina Merinda, Minggu 9 November 2025.

 

Lakukan Identifikasi dan Evaluasi

Pihaknya juga melakukan identifikasi dan evaluasi terhadap kondisi kesehatan pohon, termasuk sistem perakaran dan kerapatan tajuk.

"Kemudian, pada struktur cabang untuk menentukan tindakan yang tepat, seperti penopingan atau pemangkasan, perawatan maupun penggantian dengan pohon baru," ucap Herlina.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan tersebut, Distamhut DKI menyiapkan berbagai peralatan, di antaranya 156 unit gergaji mesin (chainsaw) untuk pemangkasan dan penopingan.

Selain itu, kata Herlina, ada pula 69 unit truk angkut sampah untuk mengangkut hasil pemangkasan, 15 unit mobil tangga dan 13 unit mobil crane untuk menjangkau pohon besar dan tinggi, serta 20 unit motor trail untuk patroli cepat di lokasi yang sulit dijangkau.

"Pemeliharaan dan pengelolaan pohon secara rutin merupakan salah satu pilar penting dalam mendukung program Jaga Jakarta," jelas Herlina.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6