Reuni Dua Pemimpin: Momen Hangat Prabowo dan Raja Abdullah II

Kunjungan Raja Abdullah II ke Indonesia bukan hanya memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Yordania, tetapi juga menegaskan kedekatan personal antara dua pemimpin yang telah bersahabat selama lebih dari tiga dekade.

Diterbitkan 15 November 2025, 18:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Raja Kerajaan Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al Hussein melakukan kunjungan kenegaraan singkat ke Indonesia pada 14-15 November 2025.

Kunjungan ini bukanlah lawatan biasa, namun juga ajang reuni singkat Raja Abdullah II dengan sahabat lamanya, Presiden Prabowo Subianto.

Bukan rahasia umum lagi bahwa Prabowo berteman akrab dengan Raja Abdullah II. Persahabatan Prabowo dan Raja Abdullah II sudah terjalin sejak tiga dekade, saat keduanya menjalani pelatihan militer bersama di Fort Benning, Amerika Serikat, pada 1981.

Saat itu, Presiden Prabowo adalah perwira TNI muda dari Indonesia. Sementara Abdullah, masih berstatus pangeran militer dari Yordania.

Sambutan istimewa pun diberikan Prabowo kepada Raja Abdullah II yang mengunjungi Indonesia pada Jumat, 14 November 2025. Dimulai dari 10 jet tempur milik TNI AU yang mengawal pesawat Raja Abdullah II saat memasuki wilayah udara Indonesia hingga mendarat di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta.

Setelahnya, Prabowo menjemput langsung Raja Abdullah II di bawah tangga pesawat. Kedua sahabat itu langsung berpelukan erat saat bertemu. Senyum sumringah terlihat dari wajah Raja Abdullah II saat melihat Prabowo.

Prabowo lantas mengajak Raja Abdullah II untuk melakukan pertemuan bilateral dan empat mata di Istana Merdeka Jakarta. Keduanya semobil berdua saat bertolak dari Halim menuju Istana Kepresidenan Jakarta.

Raja Abdullah II disambut upacara kenegaraan, sebagaimana Prabowo biasa menyambut pemimpin negara lainnya. Saat bilateral, Prabowo dan Raja Abdullah banyak bernostalgia masa lalu.

Prabowo menyebut dirinya memiliki ikatan emosional dengan Yordania. Dia mengenang saat dirinya diterima dengan ramah oleh mendiang Raja Abdullah II, Raja Hussein pada dua dekade lalu.

"Yang Mulia Raja, Baginda Raja, dan Baginda Raja Hussein dengan ramah menerima saya, saya rasa saya lupa berapa tahun yang lalu. Hampir berapa, 25 tahun yang lalu? 26, 27, 28, 29, ya. Jadi, betapa dekatnya hubungan kita," kata Prabowo saat melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Abdullah II di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (14/11/2025).

"Saya selalu mengenang masa-masa saya di Yordania dengan penuh kasih," sambungnya.

 

Prabowo Senang

Prabowo mengaku senang dapat menjamu Raja Abdullah II di Indonesia. Bahkan, Prabowo sudah menyiapkan tempat tinggal di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat untuk tempat menginap Raja Abdullah II selama di Indonesia.

"Sebenarnya, saya sudah menyiapkan, saya sudah menyiapkan tempat tinggal saya sendiri untuk menyambut Anda, tapi jaraknya satu jam dari Jakarta. Jadi mungkin lain kali saya bisa meyakinkan Anda untuk kembali lagi bersama keluarga dan sebagainya," tutur Prabowo.

Tak hanya itu, Prabowo juga menceritakan bagaimana Yordania membuka pintu dengan tulus untuknya pada 25 tahun lalu. Saat itu, Prabowo menuturkan dirinya tengah menghadapi masa sulit dalam kariernya.

"Saya memiliki ikatan emosional yang khusus dengan Kerajaan Hashemite. Pada waktu itu saya sedang menghadapi salah satu periode paling sulit dalam karier saya, dan pada saat itulah saya merasakan persahabatan dan kebersamaan dari Yang Mulia," jelas Prabowo.

Raja Abdullah II turut menceritakan kedekatan dan persahabatannya dengan Prabowo. Raja Abdullah II mengenang kembali momen ketika ia memperkenalkan Prabowo kepada ayahandanya, mendiang Raja Hussein, sebagai seorang saudara.

"Saya selalu bercerita kepada ayah saya tentang persahabatan yang sangat istimewa ini. Dan ketika Anda datang ke Yordania, ayah saya bertanya kepada saya, ‘Siapa orang ini?’ Saya berkata, ‘Dia adalah saudara saya.’ Dan ayah saya berkata bahwa jika dia adalah saudaramu, maka dia adalah saudaraku juga," ungkap Raja Abdullah II.

Sejak saat itu, kata dia, hubungannya dengan Prabowo terus menguat dan tidak pernah berkurang. Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh Prabowo dan pemerintah Indonesia.

"Merupakan kehormatan istimewa dapat kembali ke Indonesia, dan Anda sempat menyebutkan hubungan yang Anda miliki 27–28 tahun yang lalu dengan Yang Mulia Raja Hussein. Kami menjadi teman bertahun-tahun yang lalu. Kami menjadi saudara," pungkas Raja Abdullah II.

Usai pertemuan bilateral, Prabowo mengundang Raja Abdullah II untuk jamuan santap makan malam kenegaraan di Istana Negara Jakarta. Prabowo menyopiri Raja Abdullah II dari Istana Merdeka menuju Istana Merdeka dengan menggunakan mobil buggy.

 

Sarapan Bersama

Sebelum meninggalkan Indonesia, Prabowo dan Raja Abdullah II santap pagi bersama di hotel tempat Raja bermalam di Jakarta, pada Sabtu, (15/10/2025). Dengan senyum hangat, Raja Abdullah II ibn Al Hussein sendiri menyambut langsung Presiden Prabowo di lokasi sarapan.

"Suasana pertemuan berlangsung hangat, menyerupai reuni singkat dua sahabat yang telah lama saling mengenal," ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan tertulisnya.

Seskab Teddy menjelaskan bahwa kedua pemimpin kembali menegaskan komitmen bersama dalam berbagai bidang strategis. Pertemuan sarapan pagi ini memperkuat pesan bahwa Indonesia dan Kerajaan Yordania Hasyimiah memiliki komitmen yang sama untuk terus meningkatkan hubungan bilateral.

"Dalam obrolan akrab itu, keduanya kembali menegaskan komitmen untuk terus memperkuat persahabatan dan kerja sama antara Indonesia dan Kerajaan Yordania, termasuk dalam isu kemanusiaan serta stabilitas kawasan," tutur Teddy.

Prabowo dan Raja Abdullah juga sempat menyaksikan langsung kolaborasi demonstrasi drone dari TNI dan Angkatan Bersenjata (AB) Yordania bertema ‘Kontraterorisme’ di Lapangan Tembak Brigif 1 Parako Korps Pasgat, Jakarta Sabtu pagi.

Setelah itu, Prabowo mengantar kepulangan Raja Abdullah II di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta. Keduanya kembali satu mobil bersama, didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sebelum pesawatnya lepas landas, Raja Abdullah II memberikan pelukan hangat dan erat kepada Prabowo. Sepuluh jet tempur juga mengawal pesawat Raja Yordania dari lepas landas di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta hingga meninggalkan wilayah udara Indonesia, Sabtu siang.

Dalam kunjungan ini, Raja Abdullah II memberikan salah satu penghargaan atau tanda kehormatan tertinggi Kerajaan Yordania, The Bejeweled Grand Cordon of Al-Nahda (Order of The Rennaisance) kepada Prabowo.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6