Anggota DPR Minta Polisi Ungkap Dalang di Balik Kebakaran Rumah Hakim PN Medan Khamozaro

Rumah Khamozaro terbakar pada Selasa (14/11/2025) pagi.

Diterbitkan 06 November 2025, 17:17 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Anggota Komisi III DPR RI, Rudianto Lallo, meminta polisi mengungkap dalang kebakaran rumah hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Khamozaro Waruhu. Rumah Khamozaro terbakar pada Selasa (14/11/2025) pagi.

“Tanpa berprasangka buruk, kita berharap kepolisian bisa mengungkap motif dan siapa dalang di balik kebakaran rumah yang janggal ini. Itu penting agar menjadi contoh bagi hakim lain bahwa negara betul-betul memberikan perlindungan dan jaminan keamanan,” kata Lallo di Jakarta kepada awak media, Kamis (6/11/2025).

Dia mengaku prihatin atas insiden kebakaran yang menimpa kediaman Khamozaro Waruhu. Politisi NasDem itu memastikan, Komisi III memiliki perhatian besar terhadap keselamatan aparat penegak hukum, khususnya hakim.

Dia mendorong, negara wajib hadir menjamin keamanan para hakim secara pribadi, keluarganya, maupun tempat tinggalnya.

“Presiden pernah menyampaikan bahwa hakim adalah benteng terakhir pencari keadilan. Maka, negara harus menjamin keamanan mereka, termasuk rumah dan keluarganya,” tegas Lallo.

Jangan Biarkan Hakim Diteror

Lallo pun mengingatkan, perlindungan terhadap hakim merupakan hal vital untuk menjaga independensi peradilan. Karenanya, segala bentuk tekanan dan teror terhadap penegak hukum tidak boleh dibiarkan, karena dapat mengganggu keberanian hakim dalam menegakkan hukum dan memberantas korupsi.

“Yang harus dijaga dari hakim itu adalah independensinya. Jangan sampai teror seperti ini menurunkan tekad untuk memberantas korupsi. Karena itu, negara wajib memastikan keamanan mereka,” minta dia.

Soal bentuk perlindungan konkret, Lallo menyarankan, negara harus menyiapkan pengawalan dan penjagaan yang memadai bagi hakim, terutama yang menangani kasus sensitif.

“Perlindungan itu ya negara menjamin keamanan mereka. Rumah, tempat tinggal, keluarganya dijaga. Kalau perlu dikawal polisi atau TNI, itu bagian dari teknis pelaksanaannya,” dia menandasi.

Kronologi Rumah Hakim Khamozaro Terbakar

Rumah milik Hakim Khamozaro Waruwu yang menangani perkara dugaan korupsi proyek jalan di Sumatera Utara terbakar pada Selasa (4/11) pagi. Peristiwa itu terjadi saat Khamozaro sedang memimpin sidang di Pengadilan Negeri Medan.

Khamozaro mengetahui rumahnya terbakar setelah dihubungi tetangga melalui telepon, namun saat itu dia tidak sempat menjawab telepon karena sedang memimpin sidang.

"Saya masih di kantor, tahunya kebakaran dihubungi tetangga. Karena sidang makanya nggak saya angkat. Saya balas lewat WA (WhatsApp) dan bilang kalau saya sedang sidang. Lalu dibalas, rumah bapak kebakar," ujar Khamozaro ketika ditemui di rumahnya di Jalan Pasar II, Komplek Taman Harapan Indah, Kecamatan Medan Selayang, Selasa (4/11) malam.

Mendengar kabar tersebut, Khamozaro mengaku langsung syok dan menghentikan jalannya sidang.

"Begitu dapat kabar, saya langsung syok. Saya tutup sidangnya, lalu bersama security saya bawa motor ke rumah. Di sana sudah ramai, pintu rumah sudah dijebol untuk memadamkan api," katanya.

Dia menjelaskan rumah dalam keadaan kosong saat kejadian. Istrinya baru sekitar 20 menit meninggalkan rumah sebelum kebakaran terjadi. Api diketahui menghanguskan kamar tidur utama dan sebagian dapur.

"Waktu itu kejadian sekitar 20 menit setelah istri saya pergi. Rumah kosong. Kebakaran di tempat tidur utama, semuanya habis. Bahkan pakaian pun tak ada lagi. Tadi sore saya beli baju di toko untuk dipakai malam ini," katanya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6