Kantor dan Kediaman Gubernur Riau Sepi Setelah Adanya Informasi OTT KPK

Kantor Gubernur dan Rumah Dinas Gubernur Abdul Wahid tampak sepi ramainya informasi operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK).

Diterbitkan 04 November 2025, 00:05 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • KPK melakukan OTT, mengamankan Gubernur Riau Abdul Wahid.
  • Total 10 orang ditangkap, termasuk penyelenggara negara.
  • KPK menyita sejumlah uang sebagai barang bukti OTT.

Liputan6.com, Jakarta - Kantor Gubernur dan Rumah Dinas Gubernur Abdul Wahid tampak sepi ramainya informasi operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (OTT KPK) yang disampaikan turut mengamankan orang nomor satu di bumi lancang kuning tersebut.

Pantauan di Kantor Gubernur Riau, Jalan Sudirman, aktivitas di lingkungan Kantor tampak lengang, hanya terlihat beberapa petugas keamanan yang berjaga di pos depan. Sedangkan pada meja resepsionis Kantor Gubernur Riau hanya ditunggu satu orang

"Hari ini Pak Gubernur tidak tampak di kantor," ujar salah seorang petugas yang berjaga, Senin malam (3/11/2025) melansir Antara.

Diketahui, kegiatan Gubernur Riau pada Senin (3/11/2025) bertempat di Kediaman Gubernur Riau atau Gedung Daerah, Jalan Diponegoro, Kota Pekanbaru. Ada sejumlah tempat kegiatan di sana seperti Balai Serindit, Gedung Pauh Janggi, dan Ruang Rapat Kediaman Gubernur Riau.

Kegiatan pertama gubernur Senin ini yakni apel bersama dalam peringatan hari jadi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Selanjutnya di ruang rapat kediaman gubernur Abdul Wahid memimpin rapat tentang pengelolaan sampah menjadi energi listrik.

Dalam kesempatan itu, Abdul Wahid rapat bersama Wali Kota Pekanbaru dan Bupati Siak Afni Zulkifli. Akan tetapi, usai adanya informasi OTT itu, suasana sepi juga terlihat di Kediaman atau Komplek Rumah Dinas Gubernur Riau.

Di sana juga hanya tampak dua petugas Satpol PP yang berjaga di pos samping masuk ke kediaman. Padahal, jika pada hari-hari sebelumnya banyak aktivitas dilingkungan kediaman tersebut.

 

KPK Tangkap 10 Orang Dalam OTT Terkait Gubernur Riau

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap 10 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait Gubernur Riau Abdul Wahid.

"Saat ini ada sekitar 10 orang yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan," ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (3/11/2025).

KPK menegaskan sejumlah pihak yang diamankan dalam OTT di Riau adalah penyelenggara negara.

Selain itu, dia mengatakan KPK telah menyita sejumlah alat bukti dalam OTT tersebut.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang telah ditangkap tersebut.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto mengonfirmasi kabar OTT yang turut menangkap Gubernur Riau.

"Ya," ujar Fitroh saat dikonfirmasi di Jakarta.

Ketua KPK Setyo Budiyanto juga mengonfirmasi penangkapan Gubernur Riau Abdul Wahid dalam OTT.

"Benar, sementara masih berproses," ujar Setyo saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

 

KPK Amankan Sejumlah Uang Dalam OTT Terkait Gubernur Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan barang bukti sejumlah uang dalam operasi tangkap tangan (OTT) terkait Gubernur Riau Abdul Wahid.

"Tentunya ada sejumlah uang juga," kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (3/11/2025).

Dalam kegiatan tersebut, KPK menangkap 10 orang. KPK menegaskan sejumlah pihak yang diamankan dalam OTT di Riau adalah penyelenggara negara.

“Saat ini ada sekitar 10 orang yang diamankan dalam kegiatan tangkap tangan,” ujar Budi Prasetyo.

KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status dari pihak-pihak yang telah ditangkap tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6