Prabowo Tegaskan Tak Pernah Titip Satu Pejabat Pun di Polri: Benarkan Kapolri?

Presiden Prabowo Subianto menyatakan tidak pernah cawe-cawe terhadap Polri sejak awal memimpin Indonesia.

Diterbitkan 29 Oktober 2025, 13:56 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Prabowo menyatakan tidak pernah cawe-cawe atau menitipkan pejabat di Polri.
  • Ia hanya menitipkan mantan pengawal untuk Secaba, mengakui hal itu wajar.
  • Fokusnya adalah mengurus kekayaan negara untuk kepentingan rakyat yang lebih besar.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyatakan tidak pernah cawe-cawe terhadap Polri sejak awal memimpin Indonesia. Dia menanyakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit apakah pernah menitipkan pejabat Polri.

"Saya tidak cawe-cawe, saya tidak titipkan, satu pejabat. Benar kan Kapolri?," kata Prabowo dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba seberat 214,84 ton di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Prabowo bercerita hanya menitipkan mantan pengawal untuk ikut Sekolah Calon Bintara Polri. Dia lantas menyinggung Jenderal-jenderal atau menteri yang juga menitipkan orang ke birokrasi.

"Ya, kalau mantan pengawal saya dulu lah, masuk Secaba, itu sah boleh dong. Dari ratusan ribu aku titip satu dua tiga kan. Dia pertaruhkan nyawa loh, di hujan, aku tuh di mobil hujan deras dia pertaruhkan nyawa dia, ya saya akui loh. "Ayok jenderal-jenderal, menteri-menteri kalian juga titip kan. satu atau dua boleh," ujar Prabowo.

Mantan Menhan RI ini menyatakan, alasan tidak ingin cawe-cawe di tubuh Korps Bhayangkara karena fokus mengurus kekayaan negara untuk kepentingan rakyat yang lebih besar.

"Saya mau fokus tadi, di mana kekayaan negara tadi," tegas Prabowo.

Prabowo Puji Tugas Polri

Lebih lanjut, Prabowo memuji pekerjaan polisi yang sering bekerja dalam senyap, terutama saat mengusut penyelundupan narkoba. Dia mengingatkan, polisi dan tentara harus menjadi polisi rakyat.

"Polisi pekerjaannya enggak sering dilihat, bagaimana penyelundupan narkotika, lewat sampan, kapal nelayan di ribuan pelabuhan tikus. Kita atasi dengan tradisi, budaya kita, bersatunya suatu bangsa," kata Prabowo.

"Jadi saya ingatkan di mana tentara harus jadi tentara rakyat. Polisi harus jadi polisi rakyat," sambung dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6