Laporan Liputan6.com dari Cina: Menyelami Keanggunan Arsitektur dan Spiritualitas Tiongkok Kuno di Pagoda Zhongjiang

Setiap pagi, aroma dupa menyelimuti udara saat para pengunjung menyalakan persembahan kecil, berharap mendapatkan ketenangan batin.

Diterbitkan 24 Oktober 2025, 06:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Pagoda Zhongjiang adalah permata arsitektur klasik dan spiritual di Wuhu, Cina.
  • Dibangun pada Dinasti Ming (1618), pagoda ini memiliki lima tingkat setinggi 35 meter.
  • Pagoda ini berfungsi sebagai tempat suci dan menawarkan harmoni budaya serta spiritualitas.

Liputan6.com, Jakarta - Dari kejauhan, bayangan ramping sebuah pagoda menjulang di antara kabut pagi yang perlahan naik dari Sungai Qingyi. Itulah Pagoda Zhongjiang, permata tersembunyi di Wuhu, Anhui, Cina, yang memadukan kedamaian spiritual dan keindahan arsitektur klasik.

Saat jurnalis Liputan6.com, Jonathan Pandapotan Purba, menapaki jalan menuju Pagoda Zhongjiang, suara gemericik air Sungai Qingyi dan desir angin seakan menjadi irama pembuka perjalanan batin.

Pagoda Zhongjiang berdiri anggun dengan lima tingkat yang melambangkan kesempurnaan dan perjalanan menuju pencerahan.

Didirikan pada masa Dinasti Ming (1618), pagoda setinggi 35 meter berbentuk segi delapan itu dibangun menggunakan beton dan kayu. Lantai kedua, ketiga, dan keempat, serta atapnya, dibangun dengan gaya atap terbang (flying eaves).

<p>Dupa di sekitar Pagoda Zhongjiang, Wuhu, Anhui, Cina (Liputan6.com/Jonathan Pandapotan Purba)</p>

Bagi masyarakat setempat, pagoda ini bukan sekadar monumen bersejarah, melainkan tempat suci untuk berdoa dan bermeditasi. Setiap pagi, aroma dupa menyelimuti udara saat para pengunjung menyalakan persembahan kecil, berharap mendapatkan ketenangan batin.

Liputan6.com duduk sejenak di teras batu, memandangi kemegahan Pagoda Zhongjiang, dan merasakan getaran keheningan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.

 

Harmoni Sempurna

Tak jauh dari kompleks utama, terdapat beberapa danau kecil buatan disertai batu-batu besar untuk pengunjung duduk bersandar dan menikmati pemandangan Sungai Qingyi dan Pagoda Zhongjiang.

Dan menjelang senja, sinar oranye keemasan memantul di dinding pagoda, menciptakan siluet yang begitu menawan.

Di momen itu, Pagoda Zhongjiang terasa bukan sekadar destinasi wisata, melainkan tempat di mana waktu, budaya, dan spiritualitas bertemu dalam harmoni yang sempurna.

 

Tips Berkunjung

Waktu Terbaik: Sore hari menjelang matahari terbenam untuk menikmati panorama Sungai Qingyi dan Yangtze.

Akses: Sekitar 20 menit dari pusat kota Wuhu menggunakan taksi atau bus wisata lokal.

Etika: Jaga keheningan di area kuil.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6