Ada Perayaan HUT ke-80 TNI di Monas, Ini Cara Polisi Atur Lalu Lintasnya

Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefadus mengatakan, pola rekayasa lalu lintas telah disiapkan, namun sifatnya situasional.

Diterbitkan 03 Oktober 2025, 14:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Polda Metro Jaya turut membantu mengamanan peringatan HUT ke-80 TNI di kawasan Monas, Jakarta Pusat, yang akan diselenggarakan pada Minggu (5/10/2025).

Kabagops Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Robby Hefadus mengatakan, pola rekayasa lalu lintas telah disiapkan, namun sifatnya situasional.

Dia menjelaskan, rekayasa lalu lintas hanya diberlakukan ketika defile kendaraan tempur melintas, begitu sudah lewat maka jalur langsung dibuka lagi.

"Jadi pada saat kendaran rangkaian defile melintas baru kita akan melakukan rekayasa lalin agar situasinya tidak ada kendaraan yang mengarah ke arah rute kendaraan defile. Ketika sudah melewati kita buka kembali arus lalu lintas yang ada," kata Robby saat dihubungi, Jumat (3/10/2025).

Dia menerangkan, ruas jalan di sekitar Monas akan jadi jalur utama parade kendaraan tempur TNI.

Rutenya mulai dari Gambir, Jalan Medan Merdeka Timur, Perwira, Katedral, Juanda, hingga Harmoni. Dari situ, iring-iringan belok ke arah Taman Pandang Istana.

"Sampai hari ini masih dilakukan gladi, informasinya memang sampai dengan detik ini masih menggunakan alternatif pertama yaitu keluar dari Gambir, Medan Merdeka Timur, Perwira, Katedral, Juanda dari Harmoni belok kiri ke Taman Pandang Istana," ucap dia.

 

Rencana Pengamanan

Dia mengatakan, Polda Metro Jaya telah membuat rencana pengamanan peringatan HUT ke-80 TNI.

Total 1.508 polisi lalu lintas bakal berjaga untuk mengatur arus kendaraan, mengawal defile alutsista, sekaligus menjaga aktivitas warga tetap berjalan.

"Polda Metro Jaya itu tentunya mendukung dan membantu semaksimal mungkin untuk pelaksanaan HUT TNI berjalan dengan lancar," ucap dia.

 

CFD Tetap Diberlakukan

Lebih lanjut, Robby mengatakan, Car Free Day tetap diberlakukan maka Jakan Sudirman-Thamrin tidak bisa dipergunakan untuk lintasan kendaraan sejak pukul 06:00 WIB hingga pukul 10:00 WIB.

"Sehingga lintasan kendaraan kita persiapkan dari kalau yang ke Monas dari selatan lewat Rasuna Said. Terus kalau dari arah timur lewat Cempaka Putih, dari arah barat lewat Tomang yang ke Jalan Suryo Pranoto," tandas dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6