Cak Imin Jadikan Korban Amputasi Musibah Ponpes Al-Khoziny Sebagai Anak Angkat

Cak Imin menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menewaskan sejumlah santri dan melukai lainnya.

Diterbitkan 02 Oktober 2025, 20:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, mengunjungi lokasi ambruknya mushalla Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, pada Kamis (2/10/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Cak Imin menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah yang menewaskan sejumlah santri dan melukai lainnya. Dia berharap keluarga korban diberi ketabahan dalam menghadapi ujian ini.

“Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi cobaan berat ini,” ujar Cak Imin di sela kunjungannya.

Selain memberikan dukungan moral, Cak Imin juga menyampaikan komitmennya untuk menjadikan beberapa korban selamat sebagai anak angkat. Khususnya mereka yang harus diamputasi. Salah satunya Haikal, Syaiful Rozi, Nur Ahmad, dan Maulana.

“Pokoknya yang diamputasi jadi anak angkat ku ya,” ucap Cak Imin.

 

Tanggung Jawab Moral

Menko Pemberdayaan Masyarakat itu menegaskan siap mendampingi kebutuhan hidup diperlukan, seperti pendidikan mereka hingga perguruan tinggi.

“Insya Allah, saya akan mengurus mereka sampai kuliah. Ini bentuk tanggung jawab moral agar mereka tetap punya masa depan yang cerah,” tegasnya.

Kehadiran Cak Imin di lokasi ponpes yang ambruk tersebut menjadi penguat bagi keluarga santri dan para korban yang tengah berjuang bangkit dari musibah.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6