Menteri Haji Bertemu Dirut Garuda, Bahas Layanan Jemaah 2026

Pertemuan tersebut selaras dengan misi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan tata kelola haji yang lebih efisien, inklusif, dan berpihak pada kenyamanan jamaah.

Diperbarui 19 September 2025, 05:57 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Menteri Haji dan Umrah bertemu Dirut Garuda bahas persiapan Haji 2026.
  • Garuda Indonesia capai OTP 96,2% pada Haji 2025, meningkat signifikan.
  • Kinerja Garuda Indonesia diapresiasi DPR atas layanan haji yang baik.

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah, KH Mochamad Irfan Yusuf Hasyim bertemu Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani. Ini merupakan langkah awal yang penting, menyambut persiapan Haji 2026.

"Garuda Indonesia telah menjadi bagian dari perjalanan ibadah dari jutaan jemaah, dari generasi ke generasi, memegang peran strategis dalam memastikan mobilisasi jamaah berjalan aman, lancar, dan penuh keberkahan," kata Wamildan dalam keterangan diterima, Kamis (18/9/2025).

Wamildan menjelaskan, pertemuan tersebut selaras dengan misi Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan tata kelola haji yang lebih efisien, inklusif, dan berpihak pada kenyamanan jamaah.

Dia meyakini, melalui kolaborasi erat dengan berbagai pemangku kepentingan, maka pihaknya aman terus menghadirkan inovasi layanan dan efisiensi operasional yang berkelanjutan.

Sebagai informasi, Garuda Indonesia mencatatkan perbaikan kinerja pelayanan haji 2025 yang amat baik, khususnya tingkat on time performance (OTP) yang tinggi. Seiring rampungnya masa pemulangan jemaah haji 2025, Garuda Indonesia melaporkan catatan OTP kumulatif Garuda Indonesia (pemberangkatan dan pemulangan), mencapai 96,2 persen.

Pada empat debarkasi, Garuda Indonesia mencatatkan OTP yang sempurna yakni 100 persen. Keempat debarkasi yang dimaksud adalah Balikpapan, Banda Aceh, Lombok, dan Medan. Saat fase keberangkatan, Garuda Indonesia mencatatkan OTP sebesar 96,4 persen.

"Capaian OTP pada 2025, cukup tinggi jika dibandingkan dengan tahun lalu. Sebagai perbandingan, OTP kumulatif Garuda Indonesia pada 2024 mencapai 77,6 persen," catat Wamildan.

Sementara itu, lanjut dia, pada musim haji 2023, tingkat OTP Garuda Indonesia tercatat 84,92 persen.

"Keberhasilan Garuda Indonesia meningkatkan kualitas layanan penerbangan haji pada tahun ini, merupakan kerja sama dari seluruh lini operasional perusahaan," bangga dia.

Apresiasi

Atas kinerja itu, anggota Komisi VII DPR dari Fraksi PAN, Sigit Purnomo Said, yang melontarkan apresiasi. Dia menilai Garuda Indonesia berhasil memberikan layanan terbaik bagi jemaah haji. Sejak keberangkatan ke Tanah Suci, hingga kepulangannya.

“Alhamdulillah, Garuda Indonesia sangat mendukung suksesnya penyelenggaraan ibadah haji 2025. Kami berharap sinergi ini terus terjaga, dan kualitas pelayanan terus ditingkatkan demi memberikan yang terbaik bagi para tamu Allah,” kata Sigit yang juga anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR.

Hal senada disampaikan anggota Komisi VII DPR sekaligus Timwas Haji DPR asal Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Husni. Dia mengakui pelayanan Garuda Indonesia dalam mendukung pelaksanaan ibadah haji pada tahun ini, layak mendapatkan apresiasi.

“Garuda memberikan pelayanan yang bagus. Kami dari Timwas merasa nyaman dengan fasilitas dan ketepatan waktu yang diberikan. Jaga terus kualitas ini karena Garuda adalah maskapai kelas internasional!” Puji Husni.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6