Top 3 News: Segera Diungkap, Sosok Pemberi Perintah Kopda FH dalam Kasus Penculikan Kepala Cabang Bank

Kapuspen TNI Brigjen Freddy Ardianzah memastikan, pihaknya bersama Polda Metro Jaya akan merilis perkembangan kasus hukum yang melibatkan oknum militer Kopral Dua (Kopda) FH dalam kasus penculikan kepala cabang bank BUMN berinisial MIP. Itulah top 3 news hari ini.

Diperbarui 15 September 2025, 11:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kapuspen TNI Brigjen Freddy Ardianzah memastikan, pihaknya bersama Polda Metro Jaya akan merilis perkembangan kasus hukum yang melibatkan oknum militer Kopral Dua (Kopda) FH dalam kasus penculikan kepala cabang bank BUMN berinisial MIP. Itulah top 3 news hari ini.

Menurut Kapuspen TNI Brigjen Freddy Ardianzah, hal yang masih didalami saat ini adalah sosok yang memerintahkan Kopda FH dalam peristiwa terkait.

Dia memastikan, saat ini Kopda FH sudah ditetapkan tersangka dan ditahan. Informasi sementara yang baru diketahui, motif keterlibatan yang bersangkutan adalah ekonomi.

Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung menargetkan seluruh pekerjaan galian di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan selesai paling lambat akhir Oktober 2025. Instruksi ini disampaikan untuk mempercepat penanganan macet horor yang selama ini kerap terjadi di jalur tersebut.

Pramono juga menyebut, penyelesaian galian di kawasan TB Simatupang sangat krusial, mengingat wilayah itu merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan berbagai kawasan bisnis di Jakarta Selatan.

Dirinya juga menegaskan, pihaknya sudah menggelar rapat koordinasi dengan sejumlah instansi terkait, mulai dari Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya hingga Dinas Sumber Daya Air (Dinas SDA).

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta menyiapkan kenaikan insentif bagi pengurus RT/RW mulai Oktober tahun ini. Hal ini seperti disampaikan Wakil Gubernur atau Wagub Jakarta Rano Karno.

Menurut Wagub Jakarta Rano Karno, dana untuk insentif tersebut sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025.

Dia menjelaskan, insentif untuk pengurus RT akan naik sekitar 25 persen dari Rp 2 juta hingga kisaran Rp 2,5 juta per bulan.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Minggu 14 September 2025:

1. Segera Diungkap, Sosok Pemberi Perintah Kopda FH dalam Kasus Penculikan Kepala Cabang Bank

Kapuspen TNI Brigjen Freddy Ardianzah memastikan, pihaknya bersama Polda Metro Jaya akan merilis perkembangan kasus hukum yang melibatkan oknum militer, Kopral Dua (Kopda) FH dalam kasus penculikan kepala cabang bank BUMN berinisial MIP.

Menurut dia, hal yang masih didalami saat ini adalah sosok yang memerintahkan Kopda FH dalam peristiwa terkait.

"Sedang terus didalami oleh Polisi Militer Kodam Jaya (Pomdam Jaya). Kemungkinan akan ada rilis bersama dengan Polda Metro Jaya dalam waktu dekat," kata Freddy melalui pesan singkat saat ditanya siapa sosok pesuruh Kopda FH, Minggu 14 September 2025.

 

Selengkapnya...

2. Atasi Macet Horor TB Simatupang, Pramono Targetkan Proyek Galian Rampung Oktober

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan seluruh pekerjaan galian di kawasan TB Simatupang, Jakarta Selatan selesai paling lambat akhir Oktober 2025.

Instruksi ini disampaikan untuk mempercepat penanganan macet horor yang selama ini kerap terjadi di jalur tersebut.

"Semua saya minta paling lama akhir Oktober sudah selesai. Kalau sudah tuntas, maka persoalan kemacetan yang betul-betul terjadi di Simatupang bisa diselesaikan," kata Pramono usai meresmikan Gereja Katolik Paroki Kalvari, Lubang Buaya, Jakarta Timur, Minggu 14 September 2025.

Pramono juga menyebut, penyelesaian galian di kawasan TB Simatupang sangat krusial, mengingat wilayah itu merupakan salah satu jalur vital yang menghubungkan berbagai kawasan bisnis di Jakarta Selatan.

 

Selengkapnya...

3. Insentif Pengurus RT dan RW di Jakarta Naik Mulai Oktober, Segini Besarannya

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan kenaikan insentif bagi pengurus RT dan RW mulai Oktober tahun ini. Dana untuk insentif tersebut sudah masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2025.

"Mudah-mudahan Oktober sudah mulai distribusi (insentif),” kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno usai menghadiri puncak acara "Jakarta BERJAGA 2.0" di Plaza Tenggara Gelora Bung Karno, Jakarta 14 September 2025.

Dia menjelaskan, insentif untuk pengurus RT akan naik sekitar 25 persen dari Rp 2 juta hingga kisaran Rp 2,5 juta per bulan.

Sementara insentif RW dari sebelumnya Rp 2,5 juta menjadi sekitar Rp 3 juta per bulan. Kenaikan terjadi secara bertahap.

 

Selengkapnya...

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6