Usai Bertemu Mensesneg, BEM SI: Kami Tetap Gelar Demo, tapi Tunggu Situasi Kondusif

BEM SI menyampaikan tidak ada permintaan dari pihak Istana untuk menahan aksi demonstasi.

Diterbitkan 05 September 2025, 02:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • BEM SI akan tetap demo, menunggu situasi Jakarta kondusif pasca kericuhan.
  • Aksi tidak batal, namun ditunda jika kondisi tidak memungkinkan.
  • BEM SI mendesak Presiden bentuk tim investigasi dugaan makar demo ricuh.

Liputan6.com, Jakarta - Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) Kerakyatan memastikan akan tetap melakukan aksi demonstrasi. Namun, aksi demonstrasi menunggu situasi di Jakarta kondusif pasca unjuk rasa berujung ricuh beberapa hari lalu.

"Jadi untuk demonstrasi mungkin akan tetap kami lakukan, namun akan menunggu waktu yang momen dan pas pada saat situasi di Jakarta sudah kondusif," kata perwakilan BEM SI Kerakyatan, Pasha Fazillah Afap kepada wartawan usai melakukan audiensi dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Negara Jakarta, Kamis (4/9/2025) malam.

BEM SI sendiri menyampaikan tidak ada permintaan dari pihak Istana untuk menahan aksi demonstasi. BEM SI sendiri belum dapat memastikan kapan aksi demo akan dilakukan.

"Tidak bisa dibilang batal karena kami melihat situasi kondisi besok. Jika memang memungkinkan kami juga akan tetap aksi, tapi ketika kondisi tidak memungkinkan kami akan menunggu atau menunda," ujar Pasha.

 

Desak Bentuk Tim Investigasi Makar

Salah satu tuntutan yang dibawa BEM SI Kerakyatan saat bertemu Prasetyo yakni, mendesak agar Presiden Prabowo Subianto membentuk tim investigasi terkait dugaan makar dalam aksi demo berujung ricuh.

"Artinya makar ini saya rasa dan saya dengan tegas lantangkah bahwa tidak akan ada tindakan makar jika memang seluruh demonstran ini dianalisis benar-benar orang yang membenarkan keadilan atau memang orang lain yang ingin rusuh," jelas dia.

Pasha menuturkan Prasetyo menanggapi positif tuntutan-tuntutan para mahasiswa. Menurut dia, Prasetyo juga berjanji akan menyampaikan aspirasi mahasiswa kepada Prabowo.

"Tadi Bapak Mensesneg sudah memberikan respon yang cukup positif dan segera akan disampaikan ke Bapak Presiden," ucap Pasha.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6