Diskusi Mendagri dan Kadin Soal Pemberdayaan UMKM untuk Dukung Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Mendagri menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Diperbarui 21 Agustus 2025, 16:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Mendagri dan Kadin bahas kolaborasi pemberdayaan UMKM, koperasi, dan program Makan Bergizi Gratis.
  • UMKM terbukti strategis dan tangguh menjaga ekonomi nasional, bahkan saat pandemi COVID-19.
  • Pemberdayaan UMKM dan BUMD penting tingkatkan PAD serta butuh kepemimpinan wirausaha daerah.

Liputan6.com, Jakarta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menerima kunjungan kerja Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, di Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Kamis (21/8/2025). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas langkah kolaboratif Kadin dalam mendukung pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta koperasi, termasuk keterlibatan dunia usaha pada program prioritas pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mendagri menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Menurutnya, pengalaman saat pandemi Covid-19 membuktikan ketahanan UMKM yang mampu menjaga roda ekonomi tetap berputar di banyak daerah.

“Covid memberi pelajaran salah satu poinnya bahwa UMKM adalah tulang punggung [perekonomian],” ujarnya.

Contoh Nyata Pemberdayaan UMKM untuk Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Mendagri mencontohkan kondisi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang tetap mencatatkan pertumbuhan ekonomi positif di tengah pandemi berkat dukungan kuat dari sektor UMKM. Padahal, pada periode yang sama, banyak daerah lain justru ekonominya menurun bahkan minus.

Praktik tersebut menegaskan bahwa pemberdayaan UMKM penting dilakukan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Dengan demikian, kapasitas fiskal daerah nantinya tidak hanya bergantung pada dana transfer pusat. Hal ini perlu menjadi perhatian karena tak sedikit daerah yang sumber fiskalnya masih didominasi dana transfer pusat. Menurutnya, pemerintah daerah (Pemda) harus kreatif dalam meningkatkan PAD, salah satunya dengan mendukung kinerja UMKM.

Maksimalkan Peran BUMD

Selain UMKM, Pemda juga perlu memanfaatkan peran Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dalam menggerakkan ekonomi lokal. Saat ini, Kemendagri tengah berupaya mengoptimalkan peran BUMD agar berdampak positif terhadap perekonomian daerah. Pemberdayaan tersebut memerlukan dukungan dari banyak pihak, salah satunya Kadin yang jaringannya tersebar di berbagai daerah.

Lebih lanjut, Mendagri menekankan pentingnya kepemimpinan kepala daerah yang memiliki jiwa kewirausahaan sehingga mampu membaca peluang dan potensi sumber pendapatan daerah. Kebijakan kemudahan perizinan berusaha juga perlu diterapkan untuk menghidupkan ekosistem dunia usaha. Ia meyakini langkah tersebut dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Daerah yang maju adalah daerah yang swastanya hidup,” jelasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6