Dongkrak Pengunjung Museum Bahari, Rano Karno Usul Ada CFD di Akhir Pekan

Menurut Rano, banyaknya truk kontainer yang melintas di kawasan itu menjadi salah satu penyebab warga tak tertarik untuk berwisata sejarah ke Museum Bahari.

Diperbarui 11 Agustus 2025, 22:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Wagub Rano Karno mengusulkan Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Museum Bahari.
  • CFD diharapkan dapat meningkatkan kunjungan dan mengatasi masalah truk kontainer.
  • Kunjungan Museum Bahari diklaim meningkat, terutama dengan adanya pameran.

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Rano Karno, ingin menggelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di sekitar kawasan Museum Bahari, Jakarta Utara. Wacana itu sudah dia bahas bersama Dinas Perhubungan (Dishub).

“Saya minta secara khusus kepada Dinas Perhubungan kita untuk memberikan ruang kunjungan bagi museum kita, saya minta hari Sabtu atau Minggu minimal satu hari, transportasi di wilayah ini bisa kita kosongkan,” kata Rano di Museum Bahari, Jakarta Utara, Senin (11/8/2025).

Rano berharap CFD di kawasan Museum Bahari bisa mendongkrak jumlah kunjungan ke tempat bersejarah itu. Rano menilai, banyaknya truk kontainer yang melintas di kawasan itu menjadi salah satu penyebab warga tak tertarik untuk berwisata sejarah ke Museum Bahari Jakarta.

“Jadi itu salah satu usaha kami agar museum bukan hanya menjadi tempat yang kosong, tapi museum berisi sejarah untuk anak cucu kita,” ujarnya.

Alur Transportasi di Sekitar Museum Bahari Diatur

Rano juga memerintahkan jajaran Dishub Jakarta untuk mengatur jalur distribusi atau transportasi di sekitar kawasan Museum Bahari.

“Karena memang agak spesifik di daerah sini, ini dekat dengan pelabuhan, banyak truk, banyak kontainer, jadi memang agak mempersulit untuk distribusi jumlah kunjungan,” ungkap Rano.

Dia menyebut, format CFD tengah dirancang. Rano menegaskan ide CFD untuk membangkitkan fungsi Museum Bahari tersebut belum jadi keputusan.

Jumlah Pengunjung Diklaim Meningkat

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Mochamad Miftahulloh menyatakan, jumlah kunjungan ke Museum Bahari selalu menunjukkan peningkatan. Apalagi, Museum Bahari juga dibuka pada akhir pekan hingga pukul 20.00 WIB.

“Alhamdulillah untuk Museum Bahari ini adalah museum yang termasuk dibuka Sabtu malam itu sampai jam 8 malam dan kunjungannya Alhamdulillah meningkat terus. Dalam artian itu bisa sampai 1.000 orang,” kata Mochamad.

Saat ini, Museum Bahari tengah menggelar pameran Temporer Arthefact 2025 bertajuk “Sriwijaya: Across the Land, River, and Sea” yang merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 RI. Pameran akan dihelat hingga 16 November 2025.

Mochamad berharap, dengan adanya pameran ini, jumlah kunjungan wisatawan ke Museum Bahari akan lebih meningkat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6