Geger! Ada Mayat Pria di Plafon Pabrik Obat Pulogadung, Diduga Tewas Tersetrum Listrik

Yusuf menjelaskan, proses evakuasi jenazah berjalan cukup sulit mengingat lokasi yang sempit dan kondisi korban laki-laki sudah dalam keadaan membusuk.

Diperbarui 30 Juli 2025, 07:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Mayat di plafon pabrik Pulogadung diduga tewas karena tersengat listrik.
  • Evakuasi sulit karena lokasi sempit dan jenazah sudah membusuk.
  • Identitas korban belum diketahui dan masih dalam penyelidikan polisi.

Liputan6.com, Jakarta - Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur mengungkapkan, mayat membusuk yang ditemukan di plafon sebuah pabrik obat kawasan Pulogadung pada Selasa (29/7/2025) malam, diduga akibat tersengat listrik.

"Kemungkinan tadi yang telah kita temukan itu kondisi jenazah penyebabnya adalah tersetrum," ujar Petugas Rescue Gulkarmat Pulogadung, Yusuf Fajar Monas, saat dikonfirmasi di Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu (30/7/2025).

Yusuf menjelaskan, proses evakuasi jenazah berjalan cukup sulit mengingat lokasi yang sempit dan kondisi korban laki-laki sudah dalam keadaan membusuk.

"Korban ditemukan di atas plafon sebuah perusahaan. Karena sudah membusuk, jenazah sempat menempel pada bagian besi dan struktur plafon," jelasnya.

Tim penyelamat menduga korban meninggal akibat tersengat listrik. Hal itu didasarkan pada posisi jenazah yang menempel di bagian besi yang tersambung dengan aliran listrik.

"Kemungkinan korban tersengat listrik, karena tubuhnya melekat pada bagian yang teraliri listrik. Tapi untuk kepastian penyebab kematian, masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian," ucap Yusuf.

 

Identitas Belum Diketahui

Identitas korban hingga kini belum diketahui. Tim kepolisian masih melakukan observasi dan identifikasi lebih lanjut, termasuk memastikan apakah korban merupakan pegawai dari perusahaan tersebut atau bukan.

"Kita belum bisa memastikan karena masih dalam observasi dari pihak tim kepolisian," ujar Yusuf.

Hingga berita ini diturunkan, jenazah telah berhasil dievakuasi dan diserahkan kepada pihak berwenang untuk proses selanjutnya.

Adapun kejadian bermula ketika pihak kepolisian menerima laporan dari masyarakat tentang adanya bau mencurigakan di lingkungan pabrik farmasi di Jalan Ahmad Yani Nomor 2, Kayu Putih, Pulogadung.

 

Evakuasi Jenazah

Lalu, Sudin Gulkarmat Jakarta Timur bersama petugas Reserse Kriminal (Reskrim) langsung mengecek kebenaran laporan tersebut.

Sebanyak satu unit pemadam kebakaran dan empat personel turut membantu evakuasi jenazah. Evakuasi dimulai pada pukul 20.21 WIB dan berhasil diselesaikan pada pukul 21.27 WIB.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6