Prabowo Akan Beli Pesawat Boeing 777 dari AS: Saya Bertekad Besarkan Garuda

Indonesia akan membeli pesawat Boeing 777 yang merupakan hasil kesepakatan negosiasi tarif impor dengan pemerintah Amerika Serikat (AS). Prabowo menyatakan, pembelian pesawat Boeing untuk membesarkan maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia.

Diperbarui 16 Juli 2025, 18:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Indonesia beli Boeing 777 dari AS untuk besarkan maskapai Garuda.
  • Pembelian Boeing imbas kesepakatan tarif impor dengan Amerika Serikat.
  • Indonesia butuh impor BBM, gas, gandum, dan kedelai dari AS.

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Indonesia akan membeli pesawat Boeing 777 dari Amerika Serikat (AS), yang merupakan hasil kesepakatan negosiasi tarif impor dengan pemerintah AS. Prabowo mengatakan pembelian pesawat Boeing untuk membesarkan maskapai penerbangan nasional, Garuda Indonesia.

"Ya, memang kita kan perlu untuk membesarkan Garuda. Garuda adalah kebanggan kita. Garuda adalah flag carrier nasional. Garuda lahir dalam perang kemerdekaan kita. Jadi Garuda harus menjadi lambang Indonesia," ucap Prabowo kepada wartawan di Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta Timur, Rabu (16/7/2025).

Dia mengaku bertekad membesarkan Garuda Indonesia sehingga dibutuhkan pesawat-pesawat baru. Prabowo menyebut kualitas pesawat Boeing cukup bagus.

"Kita bertekad, saya bertekad untuk membesarkan Garuda. Dan untuk itu kita butuh pesawat-pesawat baru. Saya kira enggak ada masalah karena kita butuh, mereka ingin jual. Pesawat Boeing juga cukup bagus. Kita juga tetap dari Airbus," tuturnya.

 

Masih Butuh Impor Migas dan Pangan

Selain pesawat, Prabowo menuturkan Indonesia juga membutuhkan impor bahan bakar minyak (BBM), gas, dan bahan pangan, khususnya gandum dan kedelai.

"Jadi akhirnya terjadi pertemuan dua kepentingan. Kita juga butuh, sebagai contoh, kita masih import BBM, kita masih import gas, kita masih perlu import gandum, kita masih perlu import kedelai, dan sebagainya. Jadi akhirnya kita bisa dapat suatu titik pertemuan," kata Prabowo.

 

Trump Klaim Capai Kesepakatan Dagang dengan Indonesia

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Selasa, 15 Juli 2025 waktu setempat menyatakan telah mencapai kesepakatan perdagangan awal dengan Indonesia. AS akan mengenakan tarif 19% atas barang dari Indonesia.

"Kami tidak akan membayar tarif. Jadi, mereka memberi kami akses ke Indonesia yang tidak pernah kami miliki," ujar Trump seperti dikutip dari CNBC, Rabu (16/7/2025).

"Itu mungkin bagian terbesar dari kesepakatan ini. Dan bagian lainnya adalah mereka akan membayar 19%," ia menambahkan.

Belum jelas apakah Indonesia telah sepakati ketentuan tersebut seperti yang dijelaskan Trump. Kedutaan besar Indonesia di AS belum menanggapi permintaan komentar dari CNBC.

Dalam unggahan berikutnya di Truth Social, Trump menuturkan, Indonesia telah berkomitmen membeli energi AS senilai USD 15 miliar, produk pertanian AS senilai USD 4,5 miliar dan 50 pesawat Boeing, banyak di antaranya adalah Boeing 777 sebagai bagian dari kesepakatan itu.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6