7 Fakta Terkait Banjir Jakarta dan Tergenang Air pada Awal Pekan, Senin 7 Juli 2025

Sejumlah wilayah di Jakarta masih tergenang banjir hingga Senin (7/7/2025) pagi. Banjir Jakarta tersebut terjadi akibat hujan deras yang terus mengguyur sejak Minggu malam 6 Juli 2025.

Diterbitkan 07 Juli 2025, 14:35 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah wilayah di Jakarta masih tergenang banjir hingga Senin (7/7/2025) pagi. Banjir Jakarta tersebut terjadi akibat hujan deras yang terus mengguyur sejak Minggu malam 6 Juli 2025.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Jakarta mencatat hingga pukul 06.00 WIB, total ada 17 Rukun Tetangga (RT) di kawasan Jakarta Pusat, 15 RT di kawasan Jakarta Barat, 30 RT di kawasan Jakarta Selatan, dan 47 RT kawasan di Jakarta Timur yang terdampak.

"BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 109 RT," kata Kepala BPBD Jakarta Isnawa Adji kepada awak media, Senin (7/7/2025).

Selain RT, Isnawa menyampaikan, ada juga 3 ruas jalan yang masih tergenang dan tersebar di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Akibat kepungan banjir, sejumlah warga terpaksa harus mengungsi.

Namun hingga pukul 08.00 WIB, BPBD Jakarta mencatat, sebanyak 100 RT dan 3 ruas jalan tergenang banjir.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BPBD Jakarta Mohamad Yohan menyebutkan, banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir, ditambah dengan pasang air laut.

"BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 100 RT dan 3 ruas jalan, dengan ketinggian air bervariasi," kata Yohan dalam keterangannya, Senin (7/7/2025).

Genangan air pun juga masih merendam kawasan lampu merah Jalan Ring Road, Kembangan, Jakarta Barat, hingga Senin (7/7/2025) pagi.

Berikut sederet fakta terkait banjir Jakarta yang terjadi pada Senin (7/7/2025) pagi dihimpun Tim News Liputan6.com:

 

1. Jakarta Dikepung Banjir

Sejumlah wilayah di Jakarta masih tergenang banjir hingga Senin (7/7/2025) pagi. BPBD Jakarta mencatat hingga pukul 06.00 WIB, total ada 17 RT di kawasan Jakarta Pusat, 15 RT di kawasan Jakarta Barat, 30 RT di kawasan Jakarta Selatan, dan 47 RT kawasan di Jakarta Timur yang terdampak.

"BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 109 RT," kata Kepala BPBD Jakarta Isnawa Adji kepada awak media, Senin (7/7/2025).

Selain RT, Isnawa menyampaikan ada juga 3 ruas jalan yang masih tergenang dan tersebar di kawasan Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Akibat kepungan banjir, sejumlah warga terpaksa harus mengungsi.

Berikut detail kepungan banjir di Jakarta per pukul 06.00 WIB:

Jakarta Pusat

17 RT tergenang banjir, rinciannya:

- Kelurahan Karet Tengsin

Jumlah: 17 RT

Ketinggian: 30 s.d 40 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Krukut

Jakarta Barat

15 RT tergenang banjir, rinciannya:

- Kelurahan Kedaung Kali Angke

Jumlah: 4 RT

Ketinggian: 40 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Angke

- Kelurahan Rawa Buaya

Jumlah: 5 RT

Ketinggian: 70 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Angke

- Kelurahan Kedoya Selatan

Jumlah: 4 RT

Ketinggian: 30 s.d 60 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Pesanggrahan

- Kelurahan Kembangan Selatan

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 60 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Pesanggrahan

- Kelurahan Kembangan Utara

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 30 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Angke

Jakarta Selatan

30 RT tergenang banjir, rinciannya:

- Kelurahan Tanjung Barat

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 40 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kelurahan Pela Mampang

Jumlah: 13 RT

Ketinggian: 30 s.d 150 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Krukut

- Kelurahan Pengadegan

Jumlah: 2 RT

Ketinggian: 30 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kelurahan Rawajati

Jumlah: 7 RT

Ketinggian: 80 s.d 100 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kelurahan Jati padang

Jumlah: 1 RT

Ketinggian: 80 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan PHB Sarua

- Kelurahan Pejaten Timur

Jumlah: 4 RT

Ketinggian: 50 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kelurahan Kebon Baru

Jumlah: 2 RT

Ketinggian: 35 s.d 70 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

Jakarta Timur

47 RT tergenang banjir, rinciannya:

- Kelurahan Bidara Cina

Jumlah: 14 RT

Ketinggian: 180 s.d 210 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kelurahan Cipinang Muara

Jumlah: 2 RT

Ketinggian: 40 s.d 50 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Sunter

- Kelurahan Kampung Melayu

Jumlah: 4 RT

Ketinggian: 155 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kelurahan Balekambang

Jumlah: 3 RT

Ketinggian: 30 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kelurahan Cawang

Jumlah: 7 RT

Ketinggian: 100 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kelurahan Cililitan

Jumlah: 2 RT

Ketinggian: 60 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Ciliwung

- Kelurahan Cipinang Melayu

Jumlah: 15 RT

Ketinggian: 150 cm

Penyebab: Curah Hujan Tinggi Dan Luapan Kali Sunter

 

2. Ruas Jalan Tergenang dan Pengungsi

Tiga ruas jalan tergenang di Jakarta, Senin pagi (7/7/2025), rinciannya:

1. Jl. Adi Karya, Kel. Kedoya Selatan, Jakarta Barat

Ketinggian: 15 cm

2. GG. H Musanif, Kel. Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat

Ketinggian: 45 cm

3. Jl. Cipinang Indah ( SMK Penabur ) , Kel. Pondok Bambu, Jakarta Timur

Ketinggian: 15 cm

Data Pengungsi:

1. Aula Kantor Kelurahan Bidara Cina

Jumlah Pengungsi: 33 KK 137 Jiwa

2. Masjid Jami Ittihadul Ikhwan Kampung Melayu

Jumlah Pengungsi: 24 KK, 74 Jiwa

3. SDN 01/02 Kampung Melayu

Jumlah Pengungsi: 37 KK, 119 Jiwa

4. Masjid Al-Hawi Cililitan

Jumlah Pengungsi: 3 KK, 11 Jiwa

5. Mushala Al-Ishlah Kampus Binawan Cawang

Jumlah Pengungsi: 11 KK, 30 jiwa

6. Masjid Al Ridwan Jatipadang

7. Mushollah Sibili Jatipadang

Jumlah Pengungsi: 23 KK, 75 jiwa

8. Masjid Jami Al Khaer, Kedaung Kali Angke

Jumlah Pengungsi: 10 KK, 20 jiwa

9. Musholla Kelurahan Kedoya Selatan

Jumlah Pengungsi: 12 KK, 37 jiwa

10. RPTRA Segas Karet Tengsin

11. Masjid Nurul Huda Karet Tengsin

12. Masjid Al Muhajirin Karet Tengsin

Jumlah Pengungsi: 44 KK, 156 jiwa

13. Masjid Al Muqorobbin Cipinang Melayu

14. Masjid Universitas Borobudur

Jumlah Pengungsi: 59 KK, 197 jiwa

 

3. Banjir Rendam 100 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta, Ratusan Warga Mengungsi

Hujan deras dan pasang air laut tinggi kembali menyebabkan banjir di sejumlah wilayah Jakarta pada Senin pagi (7/7/2025).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat, sebanyak 100 Rukun Tetangga (RT) dan 3 ruas jalan tergenang banjir.

Data tersebut diperoleh berdasarkan pembaruan terakhir hingga pukul 08.00 WIB. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan, menyebutkan bahwa banjir terjadi akibat curah hujan tinggi yang mengguyur DKI Jakarta dan sekitarnya dalam beberapa hari terakhir, ditambah dengan pasang air laut.

"BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 100 RT dan 3 ruas jalan, dengan ketinggian air bervariasi," kata Yohan dalam keterangannya, Senin (7/7/2025).

Yohan menjelaskan, banjir melanda empat wilayah administratif Jakarta. Namun, Jakarta Selatan dan Jakarta Timur menjadi kawasan yang paling parah terdampak.

Di Pela Mampang, Jakarta Selatan, ketinggian air mencapai 150 cm. Di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, banjir juga setinggi 150 cm melanda permukiman warga. Sementara itu, di ruas Jalan Adi Karya, Kedoya Selatan, air menggenang hingga 60 cm.

Akibat banjir yang cukup tinggi, ratusan warga terpaksa mengungsi ke tempat aman. Berikut rincian pengungsi berdasarkan data BPBD:

  • 337 jiwa mengungsi di Cipinang Melayu.
  • 156 jiwa mengungsi di Karet Tengsin.
  • 119 jiwa mengungsi di Kampung Melayu.

Para pengungsi sementara ditampung di masjid dan gedung sekolah yang dijadikan posko darurat.

Petugas gabungan dari BPBD DKI Jakarta, Dinas Sumber Daya Air (SDA), dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) terus berjibaku mengatasi banjir. Pompa-pompa air dikerahkan dan saluran air diperiksa agar berfungsi optimal.

"Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ujar Yohan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi genangan susulan. Bila dalam keadaan darurat, BPBD DKI Jakarta mengingatkan warga untuk segera menghubungi nomor darurat 112. Layanan ini gratis dan aktif 24 jam.

 

4. Banjir di Lampu Merah Ring Road Kembangan Jakarta Barat, Pengendara Terjebak dan Motor Mogok

Genangan banjir masih merendam kawasan lampu merah Jalan Ring Road, Kembangan, Jakarta Barat, hingga Senin (7/7/2025) pagi. Banjir ini dilaporkan terjadi sejak Minggu sore dan sempat viral di media sosial.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @warga.jakbar, tampak air mencapai ketinggian lutut orang dewasa sekitar pukul 05.00 WIB. Kondisi tersebut membuat lalu lintas terganggu, khususnya bagi pengendara sepeda motor.

Sejumlah pemotor dari arah Kembangan menuju Cengkareng tampak terjebak genangan air di bawah kolong tol. Beberapa pengendara bahkan terlihat mendorong sepeda motornya yang mogok akibat kemasukan air.

"Motor saya mati total pas kena air, jadi terpaksa saya dorong ke pinggir," ujar salah satu warga dalam video yang beredar.

Meski begitu, kendaraan-kendaraan besar seperti truk masih dapat melintas. Tinggi kendaraan memungkinkan mereka menerobos genangan tanpa kendala berarti.

 

5. Terdampak Banjir Jakarta, Puluhan Warga Jati Padang Jaksel Mengungsi di Masjid

Sejumlah warga Kelurahan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan (Jaksel) mengungsi di Masjid Al Ridwan sebagai tempat penampungan sementara karena terdampak banjir di daerah tersebut.

"Pengungsian sementara hanya di Jati Padang saja," ujar Kepala Satgas Korwil BPBD Jakarta Selatan Sukendar melansir Antara, Senin (7/7/2025).

Menurut dia, saat ini di kawasan Jati Padang, tercatat satu RT terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter (cm).

Penyebabnya, kata Sukendar, lantaran curah hujan tinggi dan luapan saluran penghubung (Phb) Sarua.

"Terdampak banjir sebanyak 23 kepala keluarga (KK) atau 75 jiwa," ucap dia.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Jakarta hingga pukul 08.00 WIB, sebanyak 27 RT di Jakarta Selatan terendam banjir karena curah hujan tinggi dan luapan kali terdekat.

Satu RT di Tanjung Barat dengan ketinggian air mencapai 40 cm (luapan Kali Ciliwung). Lalu, 13 RT di Pela Mampang dengan ketinggian air mencapai 50-150 cm (luapan Kali Krukut).

Dua RT di Pengadegan, ketinggian air mencapai 30 cm, tujuh RT di Rawajati dengan ketinggian air mencapai 80-100 cm (luapan Kali Ciliwung). Kemudian, empat RT di Pejaten Timur dengan ketinggian air mencapai 50 cm curah hujan tinggi (luapan Kali Ciliwung).

 

6. 58 RT di Jakarta Masih Terdampak Banjir

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat jumlah Rukun Tetangga (RT) yang terdampak banjir berkurang pada Senin siang (7/7/2025).

Data terakhir pada pukul 11.00 WIB, tersisa 58 RT yang terendam banjir dengan ketinggian air bervariasi antara 30 sampai 100 sentimeter.

"Update info terkini genangan pada pukul 11.00 WIB BPBD mencatat saat ini genangan terjadi di 58 RT," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi (Kapusdatin) BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan dalam keterangan tertulis Senin.

Wilayah terparah tercatat di Jakarta Timur dan Jakarta Pusat. Di Jakarta Timur, genangan merendam 26 RT di Kelurahan Kampung Melayu, Cawang, dan Cipinang Melayu.

Sementara di Jakarta Pusat, air setinggi 30 hingga 40 sentimeter membanjiri 17 RT di Kelurahan Karet Tengsin akibat luapan Kali Krukut.

Terkait hal ini, Petugas BPBD, Dinas SDA, dan Damkar terus berupaya melakukan penyedot air menggunakan pompa dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. "Genangan ditargetkan untuk surut dalam waktu cepat," ucap dia.

BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.

"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," tandas dia.

 

7. Data Wilayah Terdampak

Berikut data wilayah terdampak:

Jakarta Barat:

Total 7 RT terdampak, meliputi:

• Kelurahan Rawa Buaya: 5 RT, ketinggian air 30–70 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke.

• Kelurahan Kembangan Selatan: 1 RT, ketinggian air 30 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Angke.

• Kelurahan Kembangan Utara: 1 RT, ketinggian air 30 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Pesanggrahan.

Jakarta Pusat:

Total 17 RT terdampak di Kelurahan Karet Tengsin:

• Ketinggian air 30–40 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Krukut.

Jakarta Selatan:

Total 8 RT terdampak, meliputi:

• Kelurahan Tanjung Barat: 1 RT, ketinggian air 40 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

• Kelurahan Pengadegan: 2 RT, ketinggian air 30 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

• Kelurahan Jati Padang: 1 RT, ketinggian air 80 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan PHB Sarua.

• Kelurahan Pejaten Timur: 4 RT, ketinggian air 30 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

Jakarta Timur:

Total 26 RT terdampak, meliputi:

• Kelurahan Kampung Melayu: 4 RT, ketinggian air 40 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

• Kelurahan Cawang: 7 RT, ketinggian air 80 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung.

• Kelurahan Cipinang Melayu: 15 RT, ketinggian air 70–100 sentimeter. Penyebab: curah hujan tinggi dan luapan Kali Sunter Hulu.

Jalan-jalan yang sempat tergenang namun kini sudah surut:

1. Jalan Adi Karya, Kelurahan Kedoya Selatan, Jakarta Barat.

2. Gang H. Musanif, Kelurahan Kedaung Kali Angke, Jakarta Barat.

3. Jalan Cipinang Indah (depan SMK Penabur), Kelurahan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Wilayah yang Sudah Surut dan Lokasi Pengungsian

Wilayah yang sudah surut:

1. Kelurahan Kedaung Kali Angke: 3 RT.

2. Kelurahan Kedoya Selatan: 4 RT.

3. Kelurahan Pela Mampang: 12 RT.

4. Kelurahan Rawajati: 7 RT.

5. Kelurahan Bidara Cina: 14 RT.

6. Kelurahan Cipinang Muara: 2 RT.

Lokasi pengungsian beserta jumlah pengungsi:

• Masjid Jami Al Khaer: 10 KK, 20 jiwa.

• Mushala Kelurahan Kedoya Selatan: 12 KK, 37 jiwa.

• Masjid Al Muhajirin: 22 KK, 79 jiwa.

• Masjid Al Ridwan & Mushala Sabili: 23 KK, 75 jiwa.

• Aula Kantor Kelurahan Bidara Cina: 33 KK, 137 jiwa.

• Masjid Jami Ittihadul Ikhwan: 24 KK, 74 jiwa.

• SDN 01/02 Kampung Melayu: 37 KK, 119 jiwa.

• Mushala Al-Ishlah Kampus Binawan Cawang: 11 KK, 30 jiwa.

• Masjid Al Muqorobbin: 35 KK, 116 jiwa.

• Masjid Al Hidayah: 8 KK, 31 jiwa.

• Posko Pengungsi Tenda BPBD: 7 KK, 28 jiwa.

• Masjid Universitas Borobudur: 24 KK, 81 jiwa.

• RW 10: 14 KK, 53 jiwa.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6