Musrenbang Susun RPJMD, Lanosin Minta Program Berjalan Terukur

Musrenbang RPJMD ini penting, program harus dibangun dengan pemahaman yang mendalam terhadap visi dan misi kepala daerah, bukan sekadar jargon.

Diperbarui 03 Juli 2025, 13:04 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Musrenbang RPJMD OKU Timur fokus rumuskan arah pembangunan lima tahun ke depan.
  • Program harus responsif dan anggaran dipastikan berguna bagi masyarakat.
  • Target RPJMD: pertumbuhan ekonomi inklusif, lapangan kerja, SDM unggul.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kabupaten OKU Timur menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029, Rabu (2/7). Menurut Bupati OKU Timur, Lanosin, kegiatan digelar bertujuan untuk merumuskan arah pembangunan lima tahun ke depan.

"Musrenbang RPJMD ini penting, program harus dibangun dengan pemahaman yang mendalam terhadap visi dan misi kepala daerah, bukan sekadar jargon. Setiap lima tahun, visi-misi harus segera diketahui dan dipahami oleh seluruh OPD," kata Lanosin dalam keterangan tertulis diterima.

Dia mencontohkan, untuk mencapai target 1 ton GKP, tentu harus melibatkan pandangan dan pengalaman para petani. Demikian juga dalam menghadapi tantangan iklim dan efisiensi anggaran, kebijakan harus responsif terhadap kondisi riil di lapangan.

“Sekarang bukan lagi anggaran tersedia baru program dijalankan. Sekarang program harus dirancang lebih dulu, agar anggaran benar-benar berguna dan dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar pria karib disapa Enos ini.

 

Tahapan Krusial

Senada dengan itu, Kepala Bappeda Litbang OKU Timur, Maryus Markus, mengatakan, Musrenbang merupakan tahapan krusial untuk penajaman program dalam dokumen RPJMD Jilid II dengan visi OKU Timur Maju Lebih Mulia Jilid II. Sebab setiap program dari OPD harus mengarah pada sasaran strategis.

“RPJMD ini di antaranya menargetkan pertumbuhan ekonomi inklusif, penurunan angka kemiskinan, peningkatan lapangan kerja dan pemerataan kesejahteraan. SDM unggul dan berdaya saing juga jadi kunci,” kata Maryus.

Maryus menyebut, target peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) OKU Timur menjadi 74,00 pada tahun 2025 dan 76,32 pada 2029. Karenanya, RPJMD kali ini mengacu pada periodisasi nasional hingga 2029, namun dengan muatan substansi pembangunan yang diarahkan sampai tahun 2030. Tercatat, hasil evaluasi RPJMD periode sebelumnya mencatatkan capaian baik dengan skor di atas 80 menurut Permendagri.

“Capaian ini diperoleh di tengah situasi sulit, pandemi COVID-19, refocusing anggaran, dan dinamika politik. Maka untuk lima tahun ke depan, kita perlu memperkuat kolaborasi semua pihak,” tambah Maryus.

Sebagai informasi, Musrenbang yang digelar di di Ruang Bina Praja II Kantor Bupati Kabupaten OKU Timur ini dihadiri unsur Forkopimda, Forkopimda Plus, Sekretaris Bappeda Provinsi Sumatera Selatan, seluruh kepala OPD, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6