Bacaan Doa Akhir Tahun dan Awal Tahun Hijriyah: Lengkap Arab, Latin, dan Terjemah

Doa akhir tahun dan awal tahun Hijriyah adalah momen penting bagi umat Islam untuk merefleksikan diri, memohon ampunan, dan mengharapkan keberkahan di tahun mendatang.

Diterbitkan 25 Juni 2025, 17:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Momen pergantian tahun dalam kalender Hijriyah menjadi waktu yang istimewa bagi umat Islam. Pada momen malam 1 Muharram atau tahun baru hijriyah, refleksi diri dan harapan akan masa depan yang lebih baik bertemu dalam lantunan doa. 

Doa akhir tahun dan awal tahun bukan sekadar tradisi, melainkan sebuah ungkapan spiritual yang mendalam. Melalui doa akhir tahun, umat Islam memohon ampunan atas segala dosa dan kesalahan yang diperbuat selama setahun terakhir.

Harapannya, Allah SWT menerima amal kebaikan yang telah dilakukan dan memberikan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Sementara itu, doa awal tahun menjadi permohonan perlindungan dari godaan setan dan hawa nafsu. Umat Islam berharap agar Allah SWT memberikan bimbingan dalam menghadapi berbagai tantangan di tahun yang baru, serta melimpahkan rezeki dan rahmat-Nya.

Kedua doa ini menjadi sarana untuk mempererat hubungan dengan Allah SWT dan memulai lembaran baru dengan hati yang bersih.

Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk membaca doa akhir tahun sebelum memasuki waktu maghrib di penghujung tahun Hijriyah, dan doa awal tahun setelah masuk waktu maghrib atau saat pergantian tahun.

Bacaan Doa Akhir Tahun dan Keutamaannya

Doa akhir tahun memiliki makna yang sangat mendalam bagi umat Islam. Doa ini menjadi wujud penyesalan atas segala kesalahan dan dosa yang telah diperbuat selama setahun terakhir. Dengan memohon ampunan, umat Islam berharap agar Allah SWT membersihkan diri dari segala noda dan memberikan kesempatan untuk memulai hidup yang lebih baik.

Selain itu, doa akhir tahun juga menjadi ungkapan syukur atas segala nikmat dan karunia yang telah diberikan oleh Allah SWT. Umat Islam menyadari bahwa segala sesuatu yang dimiliki adalah anugerah dari-Nya, dan sudah sepatutnya untuk selalu bersyukur atas segala yang telah diterima.

Doa akhir tahun umumnya dibaca di penghujung akhir tahun Hijriyah atau setelah waktu ashar akhir bulan dzulhijjah.

Adapun bacaan doa akhir tahun yang masyhur adalah sebagai berikut:

اَللّٰهُمَّ مَا عَمِلْتُ مِنْ عَمَلٍ فِي هٰذِهِ السَّنَةِ مَا نَهَيْتَنِي عَنْهُ وَلَمْ أَتُبْ مِنْهُ وَحَلُمْتَ فِيْها عَلَيَّ بِفَضْلِكَ بَعْدَ قُدْرَتِكَ عَلَى عُقُوْبَتِيْ وَدَعَوْتَنِيْ إِلَى التَّوْبَةِ مِنْ بَعْدِ جَرَاءَتِيْ عَلَى مَعْصِيَتِكَ فَإِنِّي اسْتَغْفَرْتُكَ فَاغْفِرْلِيْ وَمَا عَمِلْتُ فِيْهَا مِمَّا تَرْضَى وَوَعَدْتَّنِي عَلَيْهِ الثَّوَابَ فَأَسْئَلُكَ أَنْ تَتَقَبَّلَ مِنِّيْ وَلَا تَقْطَعْ رَجَائِيْ مِنْكَ يَا كَرِيْمُ

Allâhumma mâ ‘amiltu min ‘amalin fî hâdzihis sanati mâ nahaitanî ‘anhu, wa lam atub minhu, wa hamalta fîhâ ‘alayya bi fadhlika ba‘da qudratika ‘alâ ‘uqûbatî, wa da‘autanî ilat taubati min ba‘di jarâ’atî ‘alâ ma‘shiyatik. Fa innî astaghfiruka, faghfirlî wa mâ ‘amiltu fîhâ mimmâ tardhâ, wa wa‘attanî ‘alaihits tsawâba, fa’as’aluka an tataqabbala minnî wa lâ taqtha‘ rajâ’î minka yâ karîm.

Artinya: "Tuhanku, aku meminta ampun atas perbuatanku di tahun ini yang termasuk Kau larang-sementara aku belum sempat bertobat, perbuatanku yang Kau maklumi karena kemurahan-Mu-sementara Kau mampu menyiksaku, dan perbuatan (dosa) yang Kau perintahkan untuk tobat-sementara aku menerjangnya yang berarti mendurhakai-Mu. Tuhanku, aku berharap Kau menerima perbuatanku yang Kau ridhai di tahun ini dan perbuatanku yang terjanjikan pahala-Mu. Janganlah kau membuatku putus asa. Wahai Tuhan Yang Maha Pemurah."

 

Bacaan Doa Awal Tahun dan Keutamaannya

Doa awal tahun menjadi ungkapan harapan dan optimisme dalam menyambut tahun yang baru. Umat Islam memohon agar Allah SWT memberikan perlindungan dari segala macam godaan dan bahaya, serta memberikan kekuatan untuk menghadapi berbagai tantangan yang mungkin muncul di tahun yang baru.

Selain itu, doa awal tahun juga menjadi permohonan agar Allah SWT melimpahkan rezeki dan keberkahan dalam segala usaha dan pekerjaan. Umat Islam berharap agar di tahun yang baru, mereka dapat meraih kesuksesan dan keberkahan dalam segala bidang kehidupan.

Doa awal tahun umumnya dibaca tiga kali selepas sholat Maghrib atau di malam pertama tahun baru 1 Muharram.

Berikut bacaan doa awal tahun yang masyhur:

اَللّٰهُمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ، وَهٰذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ، أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ، وَالعَوْنَ عَلَى هٰذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ، وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Allâhumma antal abadiyyul qadîmul awwal. Wa ‘alâ fadhlikal ‘azhîmi wa karîmi jûdikal mu‘awwal. Hâdzâ ‘âmun jadîdun qad aqbal. As’alukal ‘ishmata fîhi minas syaithâni wa auliyâ’ih, wal ‘auna ‘alâ hâdzihin nafsil ammârati bis sû’I, wal isytighâla bimâ yuqarribunî ilaika zulfâ, yâ dzal jalâli wal ikrâm.

Artinya: "Tuhanku, Kau Yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia-Mu yang besar dan kemurahan-Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada-Mu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan-Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada-Mu, aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat-Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan."

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6