Kapal Mati Mesin, Nelayan Sempat Terombang-ambing di Perairan Pulau Seribu

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Gatot Sulaeman menerangkan, peristiwa itu bermula saat mesin kapal mati di di sekitaran Pulau Tikus.

Diperbarui 23 Juni 2025, 12:55 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Jadi intinya...
  • Nelayan diselamatkan di Kepulauan Seribu akibat mesin kapal mati.
  • Kapal terseret arus dekat Pulau Tikus, pencarian diperluas.
  • Korban ditemukan selamat di KM Kuda Laut dekat Pulau Payung.

Liputan6.com, Jakarta - Seorang nelayan berhasil diselamatkan setelah terombang-ambing di perairan Kepulauan Seribu akibat mesin kapalnya mati, pada Minggu malam, (22/6/2025). Nelayan tersebut berangkat seorang diri untuk melaut.

Kepala Seksi Operasional Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara, Gatot Sulaeman menerangkan, peristiwa itu bermula saat mesin kapal mati di di sekitaran Pulau Tikus. Hal itu membuat kapal terseret arus.

Terkait hal ini, warga melaporkan kejadian itu ke Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Utara.

"Informasi diterima pada 21.15 WIB. Objek Perahu Nelayan," kata Gatot dalam keterangan tertulis, Senin (23/6/2025).

Dia menerangkan, Tim dari Pos Damkar Pulau Pari kemudian mengerahkan satu unit rescue boat bersama empat personel ke lokasi.

 

Perluas Pencarian

Awalnya pencarian difokuskan di sekitar Pulau Tikus, namun hasilnya nihil. Tim lantas memperluas pencarian ke arah Pulau Payung.

"Diketemukan KM Kuda Laut terombang ambing di tengah laut bersama korban di area tersebut," ujar dia.

Dia mengatakan, korban ditemukan dalam keadaan sadar dan selamat.

"Tim menggandeng perahu ke daratan terdekat di Pulau Burung, dan korban dalam keadaan sadar dan sehat kembali ke rumahnya, selanjutnya tim kembali ke pangkalan," ucap dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6