Produk Tuna Asal Bitung Tembus Pasar Global, Ekspor Perdana Capai 43 Ton

Produk yang diekspor dihasilkan dengan metode penangkapan pole and line, teknik pancing ramah lingkungan yang tidak merusak ekosistem laut.

Diperbarui 12 Juni 2025, 17:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Samudra Mandiri Sentosa (PT SMS), perusahaan perikanan asal Bitung, Sulawesi Utara, melakukan ekspor perdana produk tuna kaleng ke Amerika Serikat dan Belanda. Sebanyak 43.799 kilogram produk tuna kaleng dikirim ke dua negara tujuan tersebut pada Rabu, 12 Juni 2025.

Produk yang diekspor dihasilkan dengan metode penangkapan pole and line, teknik pancing ramah lingkungan yang tidak merusak ekosistem laut. Metode ini sekaligus mencerminkan komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan dan konservasi sumber daya perikanan.

Plh. Kepala Kantor Bea Cukai Bitung, Feri Hadi Priantio, menyatakan pihaknya memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ekspor ini.

"Kami siap mendukung pelaku usaha di Sulawesi Utara, khususnya di sektor perikanan, agar mampu bersaing di pasar global dengan produk yang berkelanjutan dan bernilai tambah,” ujarnya.

 

Sinergi Antar-Instansi

Pelepasan ekspor perdana ini turut dihadiri Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, serta perwakilan dari berbagai instansi terkait.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata sinergi antarinstansi dalam memperkuat pertumbuhan ekspor nasional, khususnya dari sektor perikanan.

Langkah ekspor ini diharapkan menjadi momentum positif bagi pelaku industri pengolahan hasil laut di daerah, sekaligus mendorong peningkatan kontribusi Sulawesi Utara dalam pasar perikanan global.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6