BNPT Gandeng Museum Shirah an-Nabawiyyah Hadapi Tantangan Terorisme

Saat mengunjungi Museum Shirah an-Nabawiyyah di Arab Saudi, Selasa (3/6), Kepala BNPT RI Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pihaknya dalam memperkuat narasi keagamaan yang damai dan mencerahkan.

Diperbarui 05 Juni 2025, 15:59 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI bersama Museum Shirah an-Nabawiyyah Arab Saudi menyepakati integrasi literasi keislaman dalam kerangka moderasi beragama yang akan disajikan dalam bentuk buku fisik dan e-book yang dapat diakses secara digital, guna menghadapi tantangan terorisme.

Saat mengunjungi Museum Shirah an-Nabawiyyah di Arab Saudi, Selasa (3/6), Kepala BNPT RI Komisaris Jenderal Polisi Eddy Hartono mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pihaknya dalam memperkuat narasi keagamaan yang damai dan mencerahkan.

"Ini sekaligus menegaskan pentingnya kerja sama internasional dalam menghadapi tantangan penanggulangan terorisme dan ekstremisme global," ucap Komjen Pol. Eddy, seperti dilansir Antara.

Adapun e-book dan buku fisik dimaksud diserahkan langsung oleh pihak museum kepada Kepala BNPT RI.

Eddy pun menyampaikan apresiasi atas akses data terkait literasi tentang ilmu Islam dalam kerangka moderasi beragama yang diberikan oleh Ketua Dewan Museum Shirah an-Nabawiyyah Arab Saudi Nasser bin Musfar Al-Zahrani.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Museum Shirah an-Nabawiyyah atas akses data yg diberikan sehingga dapat menambah khazanah edukasi dan literasi bagi masyarakat," ucapnya.

 

Memperkaya Informasi

Kepala BNPT juga menjelaskan bahwa data yang diberikan akan memperkaya informasi Museum Nasional Penanggulangan Terorisme Adhi Pradana, Bogor, Jawa Barat, yang bersifat hybrid dengan mengombinasikan data visual secara digital dan fisik.

Adapun museum itu baru diresmikan pada pertengahan tahun lalu sebagai media edukasi kepada seluruh masyarakat mengenai upaya negara Indonesia berjuang melawan terorisme dalam menjaga keutuhan bangsa.

Dalam pertemuan tersebut, pihak Museum Shirah an-Nabawiyyah menegaskan komitmen pemerintah Arab Saudi dalam mengenalkan silsilah keturunan para nabi dan rasul serta menyampaikan berbagai kisah perjuangan mereka.

Hal itu dilakukan untuk membangun pemahaman mendalam tentang nilai-nilai kemanusiaan universal yang diajarkan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6