Saat Gencar Pemberantasan Premanisme, Ormas di Depok Deklarasi Komitmen Jaga Kondusivitas

Sejumlah pengurus organisasi masyarakat (ormas) deklarasi dan berkomitmen untuk menjaga kondusiitas di wilayah Kota Depok.

Diterbitkan 20 Mei 2025, 19:50 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Sejumlah pengurus organisasi masyarakat (ormas) deklarasi dan berkomitmen untuk menjaga kondusiitas di wilayah Kota Depok. Deklarasi dilakukan di saat Polres Metro Depok gencar menggelar operasi Berantas Jaya dan sempat menangkap sejumlah anggota ormas dan menghancurkan posko.

Kapolres Metro Depok, Kombes Abdul Waras, mengatakan Polres Metro Depok memang mengundang pengurus ormas di Kota Depok untuk berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah hukum Polres Metro Depok.

"Kita meminta komitmen teman-teman dari ormas untuk menjaga kondusivitas," ujar Abdul, di Polres Metro Depok, Selasa (20/5/2025).

Adapun ormas yang datang ke Polres Metro Depok, yakni FBR, Pemuda Pancasila, Forkabi, FPMM, GRIB Jaya Depok, BPPKB, Pemuda Batak Bersatu, M1R, dan tokoh masyarakat lainnya. Para pengurus ormas diminta untuk menyamakan persepsi terkait premanisme.

"Artinya tadi semuanya ini sudah berkomitmen dan sepemahaman bahwa untuk preman ini adalah orang-orang yang melanggar aturan," jelas Abdul.

Para pengurus ormas diminta untuk taat aturan perundang-undangan maupun Perda Kota Depok. Polres Metro Depok meminta pengurus ormas berkomitmen mendukung dan menjalankan program pemerintah ramah investasi.

"Jadi artinya dari investor investor tidak ada keresahan, terutama terkait dengan ormas," kata Abdul.

Polres Metro Depok bersama Pemerintah Kota Depok akan memberikan pembinaan kepada ormas. Nantinya para ormas diarahkan untuk mentaati peraturan, hukum, dan norma masyarakat.

"Memberikan pemahaman pada mereka tentang tata aturan yang ada, ini yang boleh, oh ini tidak boleh sebatas itu, sehingga mereka juga memahami, oh mana yang melanggar aturan, mana yang tidak," kata Abdul.

Jika Ormas Melanggar Aturan Akan Ditindak Tegas

Abdul menegaskan, nota kesepahaman yang ditandatangani akan bersifat tetap. Apabila terdapat ormas yang melanggar peraturan, akan dilakukan upaya penegakan hukum.

"Siapa pun yang melanggar aturan ya terkait premanisme, tadi kan melanggar aturan, itu akan kita tegakkan, tetap berjalan," tegas Abdul.

Ormas Diminta Satukan Persepsi Soal Premanisme

Sementara, Wali Kota Depok, Supian Suri mengapresiasi dukungan Polres Metro Depok dalam menjaga kamtibmas Kota Depok. Pemerintah Kota Depok memiliki tanggung jawab pada pembinaan ormas sehingga dapat disinergikan dengan Polres Metro Depok.

"Kita ingin sekali jangan sampai pemahaman terhadap premanisme ini juga ke mana-mana, sehingga kita juga memberikan pemahaman ke teman-teman ormas, termasuk aksi-aksi. Jangan sampai merasa bahwa ini bukan premanisme, padahal itu menjadi bagian dari premanisme," kata Supian.

Supian menuturkan, terdapat beberapa program Pemerintah Kota Depok dapat dijalankan pada pembinaan ormas. Supian tidak ingin pembinaan yang diberikan namun pada praktiknya di lapangan terjadi hal yang tidak diinginkan.

"Dari awal kita sudah disampaikan jangan sampai di lapangan terjadi hal-hal yang memang mungkin perbedaan pendapat dari mereka. Makanya kita satukan persepsi di forum tadi," tutur Supian.

Supian menambahkan, persamaan persepsi diharapkan mampu menjaga keamanan, ketertiban, kondusivitas di Kota Depok

"Ini benar-benar juga dapat dukungan dari ormas, seperti itu," pungkas Supian.

 

Infografis

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6