Kontak Tembak di Intan Jaya, TNI Sita Senjata AK-47 hingga Bendera Bintang Kejora Milik KKB

Operasi penindakan yang dilakukan sejak dini hari tersebut menyasar Kampung Sugapa Lama dan Kampung Bambu Kuning, yang selama ini menjadi titik aktivitas kelompok separatis pimpinan Daniel Aibon Kogoya, Undius Kogoya, dan Josua Waker.

Diperbarui 16 Mei 2025, 12:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Komandan Satgas Media Koops Habema Letkol Inf Iwan Dwi Prihartono mengatakan pihaknya berhasil mengamankan dua pucuk senjata api, termasuk satu senjata jenis AK-47 dan senjata rakitan, dalam sebuah kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. Operasi tersebut berlangsung pada Selasa (13/5/2025).

Dalam peristiwa itu, juga berhasil diamankan sejumlah barang bukti lain seperti amunisi berbagai kaliber, busur dan anak panah, bendera Bintang Kejora, serta alat komunikasi milik kelompok separatis.

"Kontak tembak terjadi dengan sekitar 18 anggota KKB. TNI berhasil menguasai situasi dan mengamankan wilayah yang selama ini dikuasai kelompok bersenjata," ujar Iwan, Kamis (15/5/2025).

Operasi penindakan yang dilakukan sejak dini hari tersebut menyasar Kampung Sugapa Lama dan Kampung Bambu Kuning, yang selama ini menjadi titik aktivitas kelompok separatis pimpinan Daniel Aibon Kogoya, Undius Kogoya, dan Josua Waker.

Letkol Iwan menyebut operasi dilakukan secara terukur dan profesional, dengan prioritas keamanan warga sipil.

“Pasukan telah memasuki beberapa kampung lainnya seperti Titigi, Ndugusiga, Jaindapa, Sugapa Lama, dan Zanamba untuk menjalankan misi damai,” jelasnya seperti dikutip dari Antara.

Selain pengamanan, prajurit TNI juga memberikan pelayanan kesehatan dan edukasi, serta mendukung rencana pembangunan jalan ke Hitadipa, yang selama ini terhambat akibat gangguan keamanan dari KKB.

KKB Gunakan Warga sebagai Tameng

Namun, kehadiran TNI kerap dimanipulasi oleh KKB. Mereka menyebarkan informasi palsu bahwa kehadiran aparat keamanan akan mengancam keselamatan masyarakat, padahal sebaliknya, TNI datang dengan niat membantu.

“KKB menjadikan warga sebagai tameng hidup dan menyebarkan hoaks untuk menyesatkan persepsi masyarakat,” kata Letkol Iwan.

Pernyataan ini diperkuat oleh Kepala Suku Kampung Sugapa, Melianus Wandegau, yang menilai tindakan KKB sudah melenceng jauh dari janji-janji awal.

“Kami dijanjikan kesejahteraan, tapi justru dijadikan alat dan tameng untuk melawan TNI. Padahal aparat datang dengan niat baik,” tegas Melianus.

Situasi Terkini di Sugapa

Saat ini, kondisi di Distrik Sugapa berangsur kondusif. TNI terus melakukan pendekatan humanis dengan masyarakat sambil memastikan tidak ada lagi aktivitas KKB yang mengganggu keamanan dan pembangunan di wilayah tersebut.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6

  • Tentara Nasional Indonesia (disingkat menjadi TNI) adalah nama untuk angkatan bersenjata dari negara Indonesia.
    Tentara Nasional Indonesia (disingkat menjadi TNI) adalah nama untuk angkatan bersenjata dari negara Indonesia.
    TNI
  • KKB