PJT II Ikut Bahas Masa Depan Pengelolaan Air se-Asia di Forum NARBO ke-5

Imam menekankan pentingnya kolaborasi regional dan pemanfaatan teknologi dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan SDA.

Diperbarui 22 April 2025, 19:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Kolaborasi lintas negara dalam pengelolaan sumber daya air (SDA) kembali dikuatkan melalui pertemuan tahunan Network of Asian River Basin Organizations (NARBO) ke-5 yang digelar secara daring pada Senin, 21 April 2025.

Forum ini mempertemukan para pemangku kepentingan dari berbagai negara Asia untuk membahas arah baru pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) yang berkelanjutan.

Mengangkat tema “Exploring What The Future NARBO Activities Should Be and Promoting New IWRM Using Advanced Information on New Technology and Socio-Economy in River Basins”, acara ini menyoroti pentingnya inovasi, teknologi, dan kerja sama dalam menghadapi tantangan pengelolaan air di kawasan Asia.

Direktur Utama Perum Jasa Tirta II (PJT II), Imam Santoso, hadir memberikan sambutan pembuka. Ia menekankan pentingnya kolaborasi regional dan pemanfaatan teknologi dalam menjaga keberlanjutan pengelolaan SDA.

“Partisipasi kami dalam forum internasional seperti NARBO ini merupakan wujud komitmen Perum Jasa Tirta II dalam mendukung pengelolaan SDA yang berkelanjutan, berbasis kolaborasi dan pemanfaatan teknologi terkini,” ujar Imam dalam sambutannya.

 

Dorong Inovasi Pengelolaan Sumber Daya Air

Imam juga menyampaikan bahwa PJT II ditetapkan sebagai Anggota Tetap Biro Penghubung Dunia INBO (International Network of Basin Organizations) mewakili Asia. Penunjukan itu diumumkan saat World General Assembly INBO di Bordeaux, Perancis, Oktober 2024.

“Melalui kerja sama regional ini, kami ingin menunjukkan komitmen kami yang tinggi untuk mendorong dialog, kolaborasi, dan inovasi dalam pengelolaan SDA,” tambah Imam.

Forum internasional ini menghadirkan berbagai narasumber dari lembaga global seperti UNESCO, ADB, JAXA, serta otoritas pengelola air dari Sri Lanka. Forum ini juga menjadi ajang pertukaran gagasan tentang masa depan manajemen air di Asia yang lebih tangguh, inklusif, dan berbasis data.

Acara ditutup dengan sesi tanya jawab dan refleksi dari Prof. Dr. Khin Ni Ni Thein, Vice-Chairperson NARBO, dan pernyataan penutup dari Sekretaris Jenderal NARBO, Nobuyuki Ichihara.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6