Prabowo Bersyukur Harga Pangan di Lebaran 2025 Stabil, Tiap Malam Telepon Mentan

Presiden Prabowo Subianto bersyukur atas kestabilan harga pangan selama 150 hari kepemimpinannya, terutama menjelang Lebaran 2025, dan mengungkapkan komunikasi intensif dengan Mentan.

Diperbarui 08 April 2025, 13:22 WIB
Share
Copy Link
Batalkan
Daftar Isi

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto bersyukur dalam rentang 150 hari kerjanya dapat mengamankan harga pangan, khususnya di momen Lebaran 2025. Dia menyebut, hampir setiap malam menelepon Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.

"Hampir tiap malam saya telepon Menteri Pertanian bagaimana harga daging hari ini. Gabah kering panen berapa?," tutur Prabowo dalam keterangan tertulis wawancara khusus bersama sejumlah jurnalis di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (8/4/2025).

Prabowo menyoroti pentingnya menjaga keamanan pangan Indonesia, berkaca dari gejolak krisis pangan pada 1960-an. Sebab itu, dia memberikan perhatian penuh terhadap harga pangan, terutama selama bulan Ramadhan dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Alhamdulillah saya Presiden, Lebaran pertama harga-harga aman, saya sangat merasa bahagia," ungkapnya.

"Jadi 150 hari pencapaian kita banyak. Saya saja kaget dengan capaian kita. Ini hasil kerja keras tim saya. Saya merasa ada semangat dari menteri-menteri yang saya pilih untuk berprestasi. Saling mengisi," sambung Prabowo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto hadir di Majalengka, Jawa Barat untuk meninjau langsung secara simbolik aksi panen raya di 14 provinsi seluruh Indonesia. Kepada para petani, dia mengaku bahagia serta bangga dengan capaian Indonesia lewat aksi panen raya tersebut.

Surplus Telur

Sebab dalam waktu yang belum terlalu lama sejak menjabat sebagai presiden, Indonesia bisa membuktikan kemampuannya di bidang pangan.

"Hari ini saya sangat bahagia, saya menerima mandat 20 Oktober mungkin sekarang baru masuk bulan ke-6, tapi dengan niat baik dari semua pihak, dengan kebijakan yang masuk akal, ternyata dalam waktu yang tak lama kita berhasil, dimana banyak negara kekurangan beras, dimana banyak negara harga pangan menjulang bahkan di negara terbesar dan terkaya dan dunia telur itu langka, alhamdulillah kita ekspor telur, kita surplus telur, telur kita turun harganya!," kata Prabowo seperti dikutip dari siaran daring YouTube Sekretariat Presiden, Senin (7/4/2025).

Prabowo meminta, agar capaian yang sudah baik bisa terus ditingkatkan dengan tetap bekerja lebih keras lagi. Tujuannya, agar harga pangan yang terkendali bisa terus terjangkau oleh rakyat.

"Saya minta bekerjalah lebih keras, agar harga telor, susu, daging bisa turun lagi, supaya rakyat bisa menikmati peningkatan protein, karena protein sangat penting, supaya rakyat kita harus bisa menikmati protein dengan harga terjangkau, dan Insya Allah dalam satu tahun kita bisa mencapai itu," kata Prabowo.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6