Sandiaga Uno Pindah ke PPP, Mardiono: Tergantung Prabowo

Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono berharap jika Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, bisa mengambil keputusan terkait kepindahannya ke PPP dapat diumumkan pada Mei 2023 mendatang.

Diterbitkan 20 April 2023, 09:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Muhamad Mardiono berharap jika Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, bisa mengambil keputusan terkait kepindahannya ke PPP dapat diumumkan pada Mei 2023 mendatang.

Namun, dia menegaskan kepindahan Sandiaga Uno harus mendapat restu secara resmi dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Mudah-mudahan ya, mudah-mudahan ya (gabung PPP bulan Mei). Tergantung nanti sudah dilepas oleh Pak Prabowo," kata Mardiono, kepada wartawan, di Kantor DPP PPP, Jakarta, dikutip Kamis (20/4/2023).

Dia menyebut, setelah Prabowo secara resmi melepas Sandiaga Uno untuk hijrah ke PPP, maka pihaknya juga akan langsung mengumumkan secara resmi kepada publik.

"Ya mungkin bisa kapan kita umumkan kalau nanti dengan Pak Prabowo sudah direstui secara resmi, ya mungkin kita umumkan ke teman-teman," ucapnya.

Kendati demikian, Mardiono menyadari bahwa Sandiaga Uno hingga kini masih menjadi kader Gerindra, sehingga hubungan PPP dengan Gerindra pun tetap harus dijaga.

"Ya biasalah kalau orang hijrah tempat untuk berjuang. Ini kan ya di dalam suatu negara demokrasi itu kan sudah biasa ya," ujar Mardiono.

Sebelumnya, Sandiaga Uno mengatakan akan mengumumkan langkah politiknya apakah tetap bersama Partai Gerindra atau pindah ke PPP setelah Lebaran.

"Insyaallah habis Lebaran sudah ada keputusan finalnya,” kata Sandiaga Uno, Kamis (14/4/2023).

 

Sandiaga Uno Akan Sholat Istikharah Terlebih Dahulu

Menparekraf itu menjelaskan bahwa dirinya akan melaksanakan salat istikharah untuk meminta petunjuk kepada Allah SWT ihwal rencana kepindahannya ke partai berlambang kabah tersebut.

“Ini keputusan yang berat yang harus diambil. Saya akan salat istikharah khusus pada 10 hari terakhir bulan Ramadan," ujarnya.

Ia mengaku sudah mempertimbangkan masukan dari Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

“Apa yang menjadi masukan dari beliau, pemikiran-pemikiran beliau menjadi masukan bagi saya untuk melangkah ke depan,” kata Sandiaga Uno.

 

Reporter: Alma Fikhasari/Merdeka.com

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6