Sukses

Resmikan Gapura Chinatown di Glodok Jakbar, Anies Diarak Barongsai

Liputan6.com, Jakarta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meresmikan Gapura Chinatown Jakarta Kamis, (30/6/2022). Bangunan ikonik itu didaulat sebagai salah satu ikon baru Pecinan Glodok, Jakarta Barat.

Peresmian ini sekaligus menetapkan kawasan Glodok Chinatown sebagai Desa Wisata Tionghoa tertua di Indonesia. 

Pantauan Liputan6.com, Anies datang sekitar pukul 16:30 WIB. Sesampainya di lokasi, Anies langsung berjalan diiringi musik dan atraksi empat barongsai menuju prasasti yang ada di halaman gerbang Pancoran Chinatown Point.

Anies menggunakan baju batik berwarna merah marun dengan motif naga. Dia ditemani oleh beberapa tamu VIP lainnya seperti Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko, Pengusaha Jusuf Hamka, Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) DKI Jakarta Sylviana Murni, dan Ketua Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Teddy Sugianto.

Saat diarak, Anies dikerebungi oleh masyarakat yang antusias melihat kedatangan Anies. Sesekali Anies dan tamu VIP menyempatkan berhenti untuk berfoto bersama masyarakat.

Sesampainya di depan Gapura berwarna merah beton yang akan diresmikan, Anies dan tamu VIP menyaksikan atraksi dari empat barongsai yang ada. Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga terlihat memberikan ampao pada salah satu barongsai.

Sekitar pukul 17:05 Anies beserta tamu VIP langsung ke depan prasasti yang ditutupi dengan kain berwarna merah. Dipandu oleh MC Anies lalu menarik kain dan memberikan kata sambutan.

 

 

2 dari 2 halaman

Persis Seperti Pertama Kali Dibangun

"Bapak ibu sekalian kita berada tepat dibawah Gapura ini yang proses pembangunannya dilakukan relatif cepat ya. Sekarang saya akan menyampaikan secara resmi rukunnya peresmian," kata Anies.

"Dengan rahmat Tuhan yang Maha Kuasa, Kamis, Gapura China Town Jakarta secara resmi dinyatakan dibuka,"lanjut Anies. 

Dalam sambutannya, Anies menjelaskan bahwa Gapura China Town dibangun kembali persis sama seperti Gapura yang dulu sempat dihancurkan saat masa penjajahan. 

Dia berharap nantinya, Gapura ini dapat menjadi pendorong kebudayaan Jakarta dan meninggalkan kesan indah bagi yang berkunjung dan beraktivitas di dalamnya.