Sukses

Kenal Setahun di Sosmed, Ibu Ini Berani Titipkan Anaknya Hingga Diculik

Liputan6.com, Jakarta Seorang bocah berusia 4 tahun menjadi korban penculikan di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan.

Penculik berinisial GN (30), seorang pria yang menjadi rekan bisnis ibu korban E (32).

Kapolsek Tebet Kompol Chitya menyebut ibu korban dan pelaku penculikan baru saling mengenal selama satu tahun melalui sosial media.

"Ada seorang ibu-ibu merasa kehilangan anak umur 4 tahun yang diduga pelaku adalah orang yang tidak dikenal, tapi teman dari ibu, baru satu tahun kenal lewat medsos," ujar Chitya dalam keterangannya, Sabtu (25/6/2022).

Chitya menyebut, awalnya ibu korban dan pelaku janjian untuk bisnis jual beli telepon seluler. Mereka pun bertemua di Stasiun Bogor untuk membahas bisnis tersebut.

Setelah bertemu, mereka pun berangkat menggunakan keret hendak menuju Stasiun Kota, DKI Jakarta. Di pertengah jalan, pelaku meminta mereka turun di stasiun Manggarai lantaran sudah masuk waktu salat zuhur.

"Dengan arahan pelaku, mereka turun di Stasiun Manggarai dengan tujuan salat zuhur dulu. Dengan alasan itu, si ibu disuruh salat, tapi anaknya dipegang pelaku," kata dia.

Selain menitipkan sang anak pada pelaku, ibu korban juga menitipkan tas yang berisi telepon genggam beserta uang tunai sebesar Rp 500 ribu kepada pelaku.

Selesai salat, ibu korban mendapati sang buah hati dan pelaku sudah tidak ada. Sontak, ibu korban langsung keliling di kawasan Stasiun Manggarai untuk mencari anaknya itu.

 

2 dari 3 halaman

Hubungi Keamanan

Lantaran tak mendapati anaknya, ibu korban menghubungi kemanan setempat.

"Menghubungi sekuriti dari Stasiun kereta api Manggarai, dari pihak stasiun dan jajarannya membantu mencari anak tersebut," ungkapnya.

Menerima laporan itu, pihak Stasiun Manggarai menghubungi jajaran Polsek Metro Tebet, Jakarta Selatan. Laporan dibuat sekitar pukul 17.00 WIB.

Hanya dua jam berselang, kepolisian menemukan keberadaan sang bocah di Fun World, Plaza Kalibata. Pihak Plaza Kalibata membenarkan adanya informasi seorang anak yang terpisah dari ibunya.

"Kemudian kami temukan, anak itu ternyata benar. Ibunya menyatakan itu benar adalah anaknya," jelas Chitya.

 

3 dari 3 halaman

Memburu Pelaku

Saat ini, polisi masih menyelidiki guna memburu pelaku penculikan.

Pasalnya ketika sang bocah ditemukan, pelaku sudah tidak berada di lokasi kejadian. "Untuk pelaku, kami masih dalam lidik. Karena pada saat di TKP Mal Kalibata, pelaku kami cari, tidak ada. Tapi tetap kami kejar, kami cari, kami ungkap, untuk supaya tidak terulang lagi kejadian seperti ini," kata dia.