Sukses

Pemprov DKI Utamakan JIS untuk Kegiatan Olahraga

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengutamakan kegiatan olahraga dalam penggunaan Jakarta International Stadium (JIS). Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan, penggunaan JIS diharapkan bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi untuk Indonesia.

"Perlu saya tegaskan bahwa JIS utamanya dibangun untuk kegiatan olahraga, mendorong lahirnya atlet-atlet kebanggaan Indonesia kelak," kata Wagub DKI Riza Patria di Jakarta, seperti dilansir Antara.

Menurut Riza, JIS juga nantinya sebagai ruang publik, tempat warga bertemu dan berinteraksi dalam hal keagamaan, sosial dan kebudayaan. Untuk kegiatan non olahraga seperti Reuni 212, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) masih menyusun regulasi dan ketentuannya.

"Sehingga, untuk saat ini, belum bisa digunakan sebagai lokasi Reuni 212," ujarnya.

Menurut dia, JIS akan sama seperti Stadion Gelora Bung Karno (GBK) yang dapat dijadikan lokasi untuk berbagai kegiatan, baik olahraga, sosial hingga kampanye politik.

Nantinya, JIS terbuka untuk kegiatan yang bersifat positif oleh berbagai kalangan. Akan tetapi, kata dia, segala regulasi dan ketentuannya segala masih dimatangkan Jakpro.

Bukan cuma itu, saat ini JIS juga masih dalam tahap finalisasi dan stadion tersebut juga belum dilakukan peresmian perdana sehingga masih perlu dilakukan penjagaan serta pengawasan yang ketat.

 

2 dari 3 halaman

Jaga Fasilitas JIS

Pemprov DKI Jakarta mengajak seluruh masyarakat yang kelak bakal memakai JIS sebagai tempat berkegiatan, ke depannya untuk tetap menjaga seluruh fasilitas yang terdapat di JIS.

"Dengan begitu, JIS akan terus menjadi stadion kebanggaan di Jakarta dan memukau di mata dunia," tutur politisi Partai Gerindra itu.

Sebelumnya, Riza menyatakan bahwa sepanjang kegiatan positif, tidak melanggar aturan dan undang-undang, JIS diperbolehkan menjadi lokasi untuk berbagai kegiatan, termasuk kampanye dan Reuni 212.

"Semua apapun kegiatan yang dirasa baik, positif, tidak melanggar aturan tentu dibolehkan, apa saja yang tidak melanggar," ucapnya di Balai Kota Jakarta, Jumat (13/5/2022).

 

3 dari 3 halaman

Infografis