Sukses

Kasus Covid-19 Meningkat, Pemkot Tangerang Minta Warga Perketat Prokes

Liputan6.com, Jakarta - Pemkot Tangerang meminta warganya untuk memperketat kembali protokol kesehatan (Prokes) ketika beraktivitas keluar rumah dan sekembalinya ke rumah. Pasalnya, kasus Covid-19 yang mulai naik kembali di Kota Tangerang.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyebut, angka 80 persen kasus harian Covid-19 terjadi karena transmisi lokal, dan 20 persen lainnya disumbang dari warganya yang merupakan pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

"Silakan melaksanakan kegiatan sosial ekonomi, tapi tentunya protokol kesehatan diperhatikan dan vaksinasi booster. Vaksin memang enggak menjamin, tapi dari kasus-kasus yang ada, vaksin mampu meminimalisir jadi tidak berat," kata Arief, Jumat (21/1/2022).

Berdasarkan data dari https://covid19.tangerangkota.go.id/, sejak memasuki 2022 hingga Senin 10 Januari 2022 kasus harian masih di angka satu digit dengan terbanyak tujuh kasus positif. Namun, saat ini kasus terus melonjak seperti pada Rabu 19 Januari 2022 dengan 84 kasus positif Covid-19.

Kasus positif Covid-19 di Kota Tangerang pada 12 Januari 2022 meningkat dengan 17 kasus positif, 13 Januari 2022 dengan 21 kasus, 14 Januari 2022 ada 25 kasus, dan 15 Januari 2022 ada 37 kasus.

Pada 16 Januari 2022 mengalami penurunan dengan 24 kasus, 17 Januari 2022 kembali naik 25 kasus, meningkat lagi di 18 Januari 2022 dengan 45 kasus, dan pada 19 Januari 2022 dengan 84 kasus positif Covid-19.

"Rekor tertinggi terjadi pada Kamis 20 Januari 2022 yakni 97 kasus Covid-19," kata Arief.

Sehinggal total pasien konfirmasi virus Corona di Kota Tangerang berjumlah 384 kasus.

2 dari 2 halaman

Kasus Omicron Bertambah

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Dini Anggraeni mengungkapkan, hingga saat ini berdasarkan hasil tracing kluster keluarga menjadi yang terbanyak. Didominasi umur 19-60 tahun sampai 71 persen.

"Saat ini, sama-sama kita ketahui kasus Covid-19 varian Omicron juga sudah ada di Kota Tangerang, dengan empat orang keluarga positif Covid-19," kata Dini dalam keterangannya, Jumat (21/1/2022).

Kemudian, bertambah lagi satu orang. Yakni satu warga yang terpapar dari transmisi lokal.

"(Bertambah) satu orang, jadi total ada lima. Setelah ditracing ke keluarga negatif. Jadi transmisi lokal, tidak ada riwayat PPLN," katanya.

Untuk itu, masyarakat Kota Tangerang kembali diimbau untuk tidak lengah dengan kasus Covid-19 pada varian apa pun itu. Kembali perketat prokes yaitu 5M, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Varian apa pun itu, treatment pencegahannya sama. Segera ikuti vaksinasi di berbagai gerai yang sudah disediakan, perkuat prokes 5M dan Pemerintah tingkatkan 3T yaitu testing, tracing dan treatmen," ujar dia.