Sukses

Jokowi Akan Beri Bantuan untuk Warga Terdampak Erupsi Gunung Semeru

Liputan6.com, Jakarta Presiden Joko Widodo atau Jokowi bertolak menuju Kabupatan Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Selasa (7/12/2021). Jokowi direncanakan akan meninjau sejumlah lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru.

Berdasarkan siaran pers Sekretariat Presiden, Jokowi bertolak ke Provinsi Jawa Timur dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1. Jokowi dan rombongan lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 07.00 WIB.

Setibanya di Bandara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Jokowi akan melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Lumajang dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU.

Di Lumajang, dia dijadwalkan untuk meninjau sejumlah lokasi terdampak erupsi Gunung Semeru. Usai peninjauan, Jokowi akan kembali ke Jakarta pada sore hari.

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menyampaikan Jokowi akan menyambangi lebih dari satu titik wilayah terdampak. Dia bakal memastikan posko, dapur umum, dan rumah sakit beroperasi maksimal membantu warga terdampak bencana.

"Seharian akan di Lumajang dan sekitarnya. Adapun titik lokasi yang akan ditinjau, kemungkinan adalah posko yang akan didirikan oleh BNPB, gubernur dan TNI Polri, tentu juga dapur umum disiapkan menteri sosial yang jaraknya tak terlalu jauh, juga ada rumah sakit," jelas Heru kepada wartawan, Senin 6 Desember 2021.

Heru mengatakan Jokowi besok hadir tidak dengan tangan kosong. Jokowi juga akan memberikan bantuan langsung secara pribadi terhadap korban terdampak bencana.

"Pak presiden akan memberi bantuan dari Beliau langsung, untuk para korban Gunung Semeru erupsi," ucap Heru.

 

2 dari 2 halaman

Gunung Semeru Erupsi

Seperti diketahui, Gunung Semeru mengalami erupsi pada Sabtu, 4 Desember 2021. Presiden Joko Widodo telah memerintahkan segenap jajarannya untuk bergerak cepat melakukan langkah-langkah tanggap darurat dalam bencana alam tersebut.

Dalam kunjungan kali ini, Jokowi didampingi Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.