Sukses

Menko PMK: Mau Tak Mau, Kita Akan Berdampingan dengan Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, manusia mau tidak mau harus hidup berdampingan dengan Covid-19. Pasalnya, belum dapat diprediksi kapan pandemi Covid-19 akan berakhir.

"Kita berhadapan dengan suatu kenyataan bahwa suka tidak suka, mau tidak mau, kita akan berdampingan dengan Covid-19 dalam jangka waktu yang belum bisa kita pastikan kapan berakhir," kata Muhadjir saat menerima kedatangan vaksin Covid-19 yang ditayangkan di Youtube Sekretariat Presiden, Senin (30/8/2021).

Menurut dia, kerja sama dari semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam menghadapi situasi ini. Muhadjir mengingatkan masyarakat untuk memperketat profokol kesehatan agar terhindar dari virus Corona.

"Perlu kerja sama yang terus diperketat, dipererat seluruh elemen bangsa dengan menerapkan protokol kesehatan dan memanfaatkan semua kemampuan kita," ujar dia.

"Termasuk teknologi digital guna mempercepat pemulihan di bidang kesehatan, pemulihan di bidang ekonomi, terutama di sektor produktivitas serta untuk mengakhiri pandemi ini," sambung Muhadjir.

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

2 dari 3 halaman

Jangan Pilih Pilih Vaksin

Muhadjir juga meminta masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19 agar tercipta herd immunity atau kekebalan komunal. Terlebih, saat ini Indonesia terus menerima kedatangan stok vaksin Covid-19.

"Jangan pilih vaksin, karena semua vaksin sama dan berkhasiat dan Insyaallah semuanya juga halal," ucap dia.

Muhadjir menyampaikan, capaian vaksinasi dosis pertama di Indonesia sebesar 28,53 persen per 26 Agustus 2021. Sedangkan, capaian vaksin dosis kedua sebesar 16,02 persen.

"Untuk percepatan capaian vaksinasi dibutuhkan kerja sama yang sangat erat, peran serta seluruh elemen bangsa juga sangat diharapkan," tutur Muhadjir.

3 dari 3 halaman

Sudah Vaksinasi Covid-19? Jangan Kendor 5M

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.