Sukses

Saksi: Rizieq Shihab Dirujuk ke RS Ummi Berdasar Hasil Tes Antigen Reaktif Covid-19

Liputan6.com, Jakarta - Seorang dokter yang bekerja RS Ummi Bogor dr Nerina Mayakartifa menyampaikan, Rizieq Shihab dirawat dalam kondisi reaktif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test antigen. Hal itu diungkapkannya saat memberikan kesaksian di PN Jakarta Timur, Rabu (26/4/2021).

Nerina menjadi satu dari enam saksi yang dihadirkan jaksa penuntut umum (JPU) pada sidang lanjutan dengan terdakwa eks Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab atas kasus tes swab di RS Ummi.

Nerina menerangkan, Rizieq Shihab didampingi dr Hadiki Habib menyambangi RS Ummi pada Senin, 23 November 2020 sekira pukul 00.00 WIB.

Nerina berkoordinasi dengan dr Hadiki Habib untuk mengetahui kondisi Rizieq Shihab.

Nerina mendapatkan kabar Rizieq Shihab terkonfirmasi positif Covid-19. Sepengetahuan Nerina, terkonfirmasi sepatutnya disematkan kepada orang yang telah dinyatakan positif berdasarkan test PCR. Sementara Rizieq Shihab hanya menjalani rapid test antigen.

"Begini ya mulia kalau terkonfirmasi itu artinya sudah dilakukan swab PCR. Kata-kata terkonfirmasi itu base on swab PCR," ucap Nerina.

Nerina kembali dicecar hakim terkait hasil swab PCR Rizieq Shihab. Namun, Nerina menjawab yang bersangkutan lupa membawa hasil swab test PCR ketika masuk pertama kali ke RS Ummi Kota Bogor.

"Jadi pada saat operan beliau mengatakan ini sudah terkonfirmasi kemudian saya bertanya mana hasilnya? Jawabnya tidak dibawa. Kemudian saya selaku dokter operan sesama penyakit dalam saya juga saya tentunya percaya apa yang disampaikan beliau tetapi saya melengkapi seluruh pemeriksaan saya periksa kemudian saya cek laboratorium saya CT scan toraks semua hasil itu memang mendukung," ujar dia.

 

2 dari 3 halaman

Tak Diperiksa Ulang PCR

Nerina pun mengaku tidak meminta Rizieq Shihab menjalani tes PCR. Dia hanya melakukan pengecekan kesehatan secara umum dengan mengandalkan pemeriksaan menggunakan laboratorium dan CT Scan Toraks.

"Tidak (dites PCR) karena sudah (ada kata-kata) terkonfirmasi," ujar dia.

Sebelumnya, Jaksa mendakwa Rizieq Shihab telah menyebarkan berita bohong terkait hasil tes Covid-19.

Rizieq Shihab dan istrinya dinyatakan postif Covid-19 dan harus menjalani perawatan di Kamar President Suite nomor 502 Lantai 5 Rumah Sakit Ummi Bogor sejak 24 November 2020.

Namun, hasil medis tersebut ditutup rapat-rapat. Bahkan, Dirut RS Ummi, Andy Tatat turut membantu menyembunyikan dari publik dengan membuat pernyataan di media televisi yang bertolak belakang dengan keadaan sebenarnya.

Begitupula yang dilakukan Rizieq Shihab. Padahal, berdasarkan hasil pemeriksaan dr. Nervina Mayakartifa sebagaimana rekam medis RS Ummi Nomor 022678 jelas Rizieq Shihab diagnosa positif Covid-19.

Pemberitaan simpang siur tersebut menimbulkan keonaran di kalangan rakyat dan menyebabkan kegaduhan baik yang pro maupun kontra perbuatan. Berbagi unjuk rasa terjadi di Kota Bogor. Seperti yang dilakukan Forum Masyarakat Padjadjaran Bersatu (FMPB) pada 30 November 2020.

Pada sisi lain, massa yang mengastamakan Aliansi BEM Se-Kota Bogor yang melakukan Aksi Demo pada 4 Desember 2020. Mereka menolak intervensi Satgas Covid 19 Kota Bogor terhadap terdakwa dan keluarganya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: