Sukses

21 Penerbangan di Bandara Ahmad Yani Dibatalkan Akibat Runway Kebanjiran

Liputan6.com, Jakarta - Puluhan penerbangan dibatalkan di Bandara Ahmad Yani Semarang akibat operasional runway ditutup karena banjir. Penutupan runway itu dilakukan sampai 7 Februari pukul 06.00 Wib. Pengelola bandara mengakomodir para penumpang diminta reschedule pada hari selanjutnya.

"Ada 21 penerbangan yang terdampak baik kedatangan maupun keberangkatan dengan rute penerbangan dari dan ke Jakarta, Pangkalan Bun, Banjarmasin, Surabaya, dan Makassar. Seluruh penumpang yang melakukan perjalanan pada hari ini akan dilakukan reschedule pada penerbangan esok harinya. Jika ada yang menanyakan perihal refund penerbangannya diarahkan ke customer service maskapai terkait," kata General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto, dalam keterangannya, Sabtu (6/2/2021).

Ikuti cerita dalam foto ini https://story.merdeka.com/2303605/volume-5 

Dia mengungkapkan untuk para penumpang yang telah berada di bandara, pengelola bandara mengakomodir bantuan mobilisasi ke area depan Museum Ronggowarsito untuk menghindari akses yang banjir menuju dan dari bandara dengan menggunakan kendaraan Truk Lanumad Ahmad Yani.

"Kondisi di area terminal tidak terjadi penumpukan penumpang. Para petugas memberikan informasi pemberhentian operasional penerbangan hari ini melalui announcement dan mengarahkan penumpang menuju area keluar dari bandara menggunakan kendaraan yang telah disediakan," jelasnya.

Keputusan penutupan operasional Bandara Jenderal Ahmad Yani Semarang hari ini berdasarkan notice to airmen (NOTAM) terbaru Nomor B0182/21 NOTAMR B0181/21. Bandara berkode SRG ini akan ditutup 7 Februari 2021 pukul 06.00 WIB.

"NOTAM itu merupakan pembaruan NOTAM sebelumnya yang menyatakan runway Bandara Semarang ditutup sementara hingga pukul 14.00 WIB hari ini," ungkapnya.

2 dari 3 halaman

Masih Terdapat Genangan

Terkait kondisi runway sampai dengan saat ini masih terdapat genangan air dan Foreign Object Damage (FOD) yang dapat mengganggu operasional penerbangan jika terdapat pesawat udara yang landing maupun take off. Maka dari itu petugas bandara memonitor dan terus melakukan pembersihan pada area runway serta optimaliasi pengaktifan 54 unit pompa di area bandara sampai keadaan runway dinyatakan aman dan siap untuk beroperasi.

“Kami berharap cuaca akan segera membaik sehingga pembersihan pada area runway dan fasilitas lainnya berjalan optimal sampai dengan bandara dapat beroperasi kembali secara normal,” tutup Hardi. 

Reporter : Danny Adriadhi Utama

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini: