Sukses

Usai Gempa, Sebagian Wilayah Sigi Terisolasi

Liputan6.com, Palu: Sebagian wilayah di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, hingga Sabtu (18/8) malam masih terisolasi akibat gempa berkekuatan 6,2 skala Richter yang menewaskan seorang warga di daerah itu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Sigi Husen Habibu mengatakan, gempa tersebut mengakibatkan sebagian jalan menuju Kecamatan Kulawi longsor sehingga menutup sebagian badan jalan.

"Sementara dalam upaya penggusuran. Kita berharap segera selesai sehingga akses ke sana bisa segera berfungsi," katanya.

Husen mengatakan pula, terdapat beberapa titik longsor yang materialnya harus digusur agar akses bisa terbuka kembali mengingat pada Minggu masyarakat akan beraktivitas merayakan Idulfitri 1433 Hijriah.

Dia mengungkapkan, titik lokasi longsor berada di perbatasan Kecamatan Gumbasa dan Kulawi. "Sudah kami laporkan ke pemerintah provinsi," kata Husen Habibu.

Gempa berkekuatan 6,2 SR pada 38 kilometer tenggara Kabupaten Sigi tersebut mengakibatkan satu warga tewas, tiga luka parah dan 15 orang luka-luka [baca: Gempa 6,2 SR Guncang Parigi Moutong (Sulteng)].

Para korban kini dilarikan ke rumah sakit di Kota Palu untuk mendapat pertolongan medis.

Lebih jauh Husen mengatakan, saat ini sudah tercatat 30 unit rumah rusak berat dan 100 unit lebih rusak ringan.

Adapun Korban meninggal berasal dari Desa Pakuli Kecamatan Gumbasa. Korban tewas karena tertimpa reruntuhan bangunan.(ANS/Ant)