Liputan6.com, Medan: Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Ryamizard Ryacudu akhirnya memecat secara tidak hormat 20 prajurit Batalyon Lintas Udara 100/Prajurit Setia Kostrad. Mereka diduga terlibat kasus penyerangan Markas Satuan Brigade Mobil Batalyon A dan Kantor Kepolisian Resor Langkat, Binjai, Sumatra Utara, Senin dinihari silam. Batalyon tempur ini juga akan dibekukan selama satu tahun. Pemecatan itu berlangsung saat upacara militer di Markas Komando Daerah Militer I Bukit Barisan di Medan, Sumut, Rabu (2/10) [baca: Lima Anggota Brimob Polda Sumut Tewas].
Dalam amanatnya, mantan Panglima Kostrad ini juga memerintahkan Markas Yon Linud 100 dikosongkan segera. Selanjutnya komando batalyon tempur ini berada di bawah kendali Panglima Kodam I Bukit Barisan. Jenderal bintang empat ini juga kecewa dengan sikap para prajurit Yon Linud 100 yang melanggar Sumpah Prajurit dan mempermalukan institusi TNI. Ryamizard juga memerintahkan para tentara yang terlibat dan belum kembali ke barak untuk segera melapor ke Markas Batalyon.
Kemarin, Ryamizard menyatakan tak akan membubarkan Yon Linud 100 Kostrad. KSAD hanya akan memberikan sanksi dan memecat personel Linud 100 yang menyerang Kantor Polres Langkat dan Markas Brimob [baca: KSAD Tak Akan Melikuidasi Linud 100]. Sejauh ini, insiden itu telah menewaskan delapan personel polisi, termasuk seorang warga sipil.
Sementara usulan memecat para prajurit itu pertama kali dilontarkan Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, Senin silam. Endriartono juga mengatakan bahwa para prajurit yang bersalah dalam insiden tersebut segera diadili di Mahkamah Militer. Dalam pandangan Panglima TNI, serangan tersebut lantaran jiwa korps antaranggota yang berlebihan. Apalagi sebagian prajurit baru lulus pendidikan dan berlagak jagoan [baca: Prajurit Kostrad Akan Diadili di Mahkamah Militer].(ANS/Esther Mulyani dan Edison)
Dalam amanatnya, mantan Panglima Kostrad ini juga memerintahkan Markas Yon Linud 100 dikosongkan segera. Selanjutnya komando batalyon tempur ini berada di bawah kendali Panglima Kodam I Bukit Barisan. Jenderal bintang empat ini juga kecewa dengan sikap para prajurit Yon Linud 100 yang melanggar Sumpah Prajurit dan mempermalukan institusi TNI. Ryamizard juga memerintahkan para tentara yang terlibat dan belum kembali ke barak untuk segera melapor ke Markas Batalyon.
Kemarin, Ryamizard menyatakan tak akan membubarkan Yon Linud 100 Kostrad. KSAD hanya akan memberikan sanksi dan memecat personel Linud 100 yang menyerang Kantor Polres Langkat dan Markas Brimob [baca: KSAD Tak Akan Melikuidasi Linud 100]. Sejauh ini, insiden itu telah menewaskan delapan personel polisi, termasuk seorang warga sipil.
Sementara usulan memecat para prajurit itu pertama kali dilontarkan Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, Senin silam. Endriartono juga mengatakan bahwa para prajurit yang bersalah dalam insiden tersebut segera diadili di Mahkamah Militer. Dalam pandangan Panglima TNI, serangan tersebut lantaran jiwa korps antaranggota yang berlebihan. Apalagi sebagian prajurit baru lulus pendidikan dan berlagak jagoan [baca: Prajurit Kostrad Akan Diadili di Mahkamah Militer].(ANS/Esther Mulyani dan Edison)
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471300/original/019987800_1768283249-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-13T124627.766.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5481724/original/069742900_1769143528-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-23T110013.385.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3267613/original/079814300_1602679710-Kejahatan_Siber.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/380640/original/021002bKASAD_Keputusan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261544/original/016069100_1781743382-inggris.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261718/original/051731600_1781755469-IMG-20260618-WA0022.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327170/original/046346200_1782196768-AP26174048235003.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8312896/original/014782800_1782180155-000_B7XU3U2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262481/original/011971700_1781803398-Croatia_s_Luka_Modric.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322381/original/046006400_1782191324-063_2282870144.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8322380/original/064889600_1782191323-063_2282870058.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8258680/original/053706900_1781401116-Folarin_Balogun.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8317670/original/089667300_1782185621-AP26174019661970.jpg)