Sukses

Ibas Yudhoyono: Virus Corona Tidak Hanya Ancam Nyawa, Tapi Juga Ekonomi

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Fraksi Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono mengatakan, virus Corona yang berasal dari Wuhan, China bukan hanya mengancam kesehatan dan nyawa manusia. Lebih dari itu, dia menilai virus tersebut juga dapat mengancam perekonomian dunia.

"Diprediksi ini termasuk virus yang bisa mengancam kesehatan dan nyawa tapi jika tidak disikapi dengan serius bisa mengancam perekonomian baik dalam jangka pendek dan panjang," kata pria yang kerap disapa Ibas itu dikutip dari akun twitternya @Edhie_Baskoro, Sabtu (1/2/2020).

Putra bungsu Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono itu menekankan perlunya tim pengawasan khusus untuk menangani penyebaran virus Corona dari Wuhan itu. Sebab, menurut Ibas, virus Corona yang telah menewaskam ratusan orang ini bukanlah sembarang virus.

"Diperlukan tim pengawasan khusus dimitigasi dengan cepat, tepat dan solutif," jelas dia.

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Pemerintah Lepas Tim Evakuasi ke Wuhan

Pemerintah Indonesia melalui Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Menlu Retno Marsudi dan Menkes Terawan melepas 42 orang tim evakuasi untuk menjemput 245 Warga Negara Indonesia (WNI) di pusat Virus Corona Wuhan, China.

Pelepasan telah dilakukan di Bandara Soekarno Hatta, Sabtu, (1/2/2020) pukul 13.00 WIB.

Retno memastikan bahwa semua WNI yang dijemput berada dalam keadaan sehat dan sudah melewati masa screening dan clearing di Wuhan. Hal serupa juga diungkapkan oleh Menkes Terawan.

"Yang dibawa pulang semua WNI dalam keadaan sehat. Benar kata Bu Menlu, semua WNI sudah di screening dan clearing," kata Dr. Terawan.

Namun, pemantauan secara intens akan tetap dilakukan terhadap WNI dan tim evakuasi. Termasuk pada saat transit yang akan diberlakukan transit observasi.

Sesampainya di Indonesia, WNI yang baru datang dari Wuhan akan diproses untuk dikarantina terlebih dahulu di Rumah Sakit Umum Lapangan Natuna selama 14 hari.