Sukses

Antisipasi Virus Corona, Menkes Minta Detector Thermal di Bandara Diaktifkan

Fokus, Deli Serdang - Bandara Internasional Kualanamu Sumetera Utara telah mengaktifkan penggunaan thermo scanner atau alat pengukur suhu tubuh di ruang kedatangan. Setiap penumpang yang tiba dari luar negeri secara otomatis termonitor kondisi kesehatannya. 

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Sabtu (18/1/2020), alat ini akan berbunyi bila suhu tubuh penumpang meningkat.

Thermo scanner diaktifkan guna mencegah masuknya virus corona yang kini mewabah di Wuhan Tiongkok.

"Biasanya di thermo scanner itu suhu tubuhnya meningkat, kita periksa. Kalau ternyata dia mengarah dari sana, kita rujuk ke rumah sakit," kata Koordinator KKP Kelas 1 Bandara Kualanamu M Sofyan Hendri.

Sementara itu, Kementerian Kesehatan juga telah melakukan berbagai antisipasi mencegah masuknya virus baru yang menyebabkan Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) dan MERS (Middle East Respiratory Syndrome) ini. 

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto bahkan telah memerintahkan bawahannya untuk menjaga ketat jalur masuk ke Indonesia, seperti bandara dan pelabuhan.

"Bandara internasional maupun pelabuhan masuk semua perlu diperiksa, melakukan pengaktifan detector thermal kepada semua penumpang khususnya dari negara tersebut," ujar Menkes Terawan. 

Virus baru corona yang menyebabkan wabah SARS dan MERS mematikan pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Tiongkok.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengungkap lebih dari 50 kasus pnemonia di Kota Wuhan. Kemungkinan disebabkan oleh jenis baru dari virus yang menyebabkan SARS dan MERS.

Jenis virus pnemonia ini telah menginfeksi puluhan orang dan membuat seluruh Asia waspada. Bahkan, kasus infeksi virus corona dari Wuhan telah masuk ke Thailand. Dua pasien asal Tiongkok telah dikarantina sejak Senin lalu di Kota Bangkok.

Corona virus adalah keluarga besar virus yang dapat menyebabkan infeksi mulai dari flu biasa hingga SARS.