Sukses

Polwan dan Mahasiswi Berhadapan di Garis Terdepan Demo di Istana

Liputan6.com, Jakarta - Mahasiswa kembali turun ke jalan untuk berunjuk rasa menuntut Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Perppu terkait Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Awalnya, mahasiswa hendak menggelar aksi di depan Istana Presiden. Namun, dihadang polisi. Mereka membentuk barikade tepat di depan kawat berduri dan road barrier.

Mahasiswa akhirnya hanya bisa berunjuk rasa di depan Gedung Kementerian Pariwisata.

Mahasiswa semakin mendekati pihak kepolisian. Polisi pun menempatkan para polwa di garis depan. Tujuannya, agar mendinginkan suasana demonstrasi.

"Kita mengedepankan persuasi jadi terkesan polisi tidak sangar atau anti mahasiswa," ucap Kapolsek Gambir, Kompol Wiraga di lokasi.

Tak mau kalah, para mahasiswa yang berdemo juga menempatkan mahasiswi di garis depan. Sehingga polwan dan mahasiswi berhadap-hadapan.

 

2 dari 3 halaman

Menumpahkan Kekesalan

Disela-sela koordinator berorasi peserta unjuk rasa lain sempat menumpahkan kekesalan ke pihak kepolisian yang berjaga.

"Ayah, ibu istighfar yang banyak. Jangan sampai kelewat batas memukuli kami. Katanya mengayomi tapi malah memukuli," teriak salah satu mahasiswa.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Mahfud Md Bantah Kabar Jokowi Tak Akan Terbitkan Perppu KPK
Artikel Selanjutnya
Pimpinan KPK Saut Situmorang Masih Berharap Jokowi Keluarkan Perppu KPK