Sukses

Gerindra: JK Punya Andil Besar dalam Pertemuan Jokowi-Prabowo

Liputan6.com, Jakarta - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono mengaku bahwa Wapres Jusuf Kalla (JK) punya peran besar di balik pertemuan presiden terpilih Jokowi dan Prabowo Subianto. Dia mengatakan, ini awal positif untuk membangun negara ke depan.

"Terima kasih Pak Jusuf Kalla akhirnya pertemuan Kangmas Joko Widodo Dan Mas Prabowo Subianto bisa terjadi. Ini sebuah langkah awal menuju Indonesia berkerja untuk menuju masyarakat Adil Makmur," kata Arief kepada wartawan, Sabtu (13/7).

"Pak JK punya peran besar dalam pertemuan Prabowo - Joko Widodo," sambungnya.

Arief mengaku bahwa dirinya kerap berkomunikasi dengan JK sejak 1 Mei lalu. Poinnya adalah agar apapun hasil Pilpres bisa diterima kedua belah pihak dan kemudian mempersatukan kembali para pendukung 01 dan 02.

"Tak mudah dan tidak gampang mengatur dua tokoh ini bertemu walau keduanya sebenarnya sangat dekat dan bersahabat," ucapnya.

Arief menceritakan, pasca keributan demo di Bawaslu tanggal 22 Mei pagi, ia dan JK saling telepon untuk mengatur pertemuan Jokowi dengan Prabowo guna mencairkan suasana setelah kerusuhan 21-22 Mei.

Kemudian, lanjut Arief, sebelum dan sesudah putusan Mahkamah Konstitusi, ia dan JK selalu berkomunikasi guna mencari cara mempertemukan Jokowi dan Prabowo dengan tujuan agar masyarakat bersatu kembali.

"Kemarin Jumat pukul 10 pagi, saya ditelepon Pak JK bahwa sudah saatnya Pak Prabowo bertemu dengan Pak Joko Widodo," ungkapnya.

 

2 dari 3 halaman

Tanya Keberadaan Prabowo

"Pertama Pak JK tanya, Rif, Pak Prabowo dimana. Saya bilang di Jakarta baru dari LN (luar negeri), Pak JK bilang sudah saatnya untuk dibuat pertemuan. Pak JK akan bicara hari ini kepada Pak Joko Widodo," sambungnya.

JK pun mengusulkan supaya pertemuan tak perlu formal dan tidak membahas politik. Arief kemudian menyampaikan ke Prabowo usulan tersebut.

"Tapi akhir happy ending pertemuan Kangmas Joko Widodo Dan Mas Bowo, kita harus salut dan berterima kasih sama Pak JK," tutup Arief Poyuono.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Loading
Artikel Selanjutnya
Bantah Klaim Fahri Hamzah, Istana Tegaskan Jokowi Tak Terganggu KPK
Artikel Selanjutnya
Jokowi: Belum Apa-apa Sudah Disebut Antek Asing