Sukses

Cara Unik Forkopimkot Jakbar Ajak Warga Bersatu Usai Pemilu

Liputan6.com, Jakarta - Forum Komunikasi Pimpinan Kota (Forkopimkot) Jakarta Barat punya cara tersendiri untuk membangun persatuan usai pemilu 2019. Mereka secara kompak menyayikan laku 'Nusantaraku' dengan nada riang gembira.

secara kompak bersama bernyanyi dengan ceria, diantaranya Walikota Jakarta Barat bersama istri, Kapolres Jakarta Barat bersama istri, Kasdim 0503 bersama istri, FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, KPU, Bawaslu, dan juga para pendukung Pilpres 01 dan 02 sama-sama bernyanyil agu tersebut.

Syuting cover lagu "Nusantaraku" dilaksanakan di Gedung Walikota Jakarta Barat, tepatnya di Hall MH Thamrin baru-baru ini.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi menyatakan, semua yang hadir bersemangat untuk menjaga persatuan dan kesatuan Indonesia.

"Makna dari lagu ini adalah indahnya kebersamaan. Kami menyatu di antara perbedaan yang ada. Ini gambaran yang indah dan beginilah Indonesia. Dan terkait pemilu dan pilpres yang sudah terlaksana kemarin, harus dapat menjaga Indonesia yang beragam ini,” ungkap Hengki Haryadi melalui keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com, Minggu, (19/5/2019) .

Hal senada diungkapkan Walikota Jakarta Barat Rustam Effendi. Dia mengaku sangat senang dan bangga masyarakat yang sudah dewasa dalam menerima segala perbedaan seusai pemilu.

Ia juga bangga bisa ikut terlibat dalam pembuatan video klip "Nusantaraku" ini yang nantinya sebagai contoh indahnya perbedaan dan juga persatuan Indonesia.

"Indonesia memang lahir dengan perbedaannya. Dan kita sebagai penerus bangsa harus tetap menjaganya. Pemilu inikan hanya 5 tahunan, jadi tetap kita bersatu bersama-sama apapun hasilnya nanti," katanya.

Semua tokoh yang terlibat, mulai dari Forum Komunikasi Pimpinan Kota Jakarta Barat, Walikota Jakarta Barat, Kapolres Jakarta Barat, Kasdim 0503, Kejari Jakarta Barat, KPU Jakarta Barat, Forum Kerukunan Umat Beragama hingga masyarakat pro 01 dan 02 menyatakan hal yang sama.

Bagi mereka persatuan dan kesatuan lebih penting dari segalanya.

 

Loading
Artikel Selanjutnya
Di Depan Jokowi, Partai Golkar Tolak Gerakan People Power
Artikel Selanjutnya
Hendropriyono: Menunggu Pengumuman KPU Tak Harus Turun ke Jalan