Sukses

2 Pelaku Pembunuhan Jasad dalam Koper Jalani Pemeriksaan

Fokus, Surabaya - Dua pelaku pembunuhan Budi Hartanto, Azis Prakoso dan Aris Sugianto, Sabtu dini hari, tiba di kantor Ditreskrimum Polda Jawa Timur untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Seperti ditayangkan Fokus Indosiar, Minggu (14/4/2019), saat tiba, kedua pelaku terlihat berjalan tertatih karena kaki keduanya ditembak petugas setelah berupaya kabur saat ditangkap polisi.

Aziz Prakoso ditangkap di Kediri. Sementara, Aris Sugianto ditangkap di Jakarta.

Penyidikan dilakukan di Mapolda Jatim karena kasus pembunuhan ini telah diambil alih Polda Jatim. Hal ini untuk mempermudah proses rekonstruksi awal, karena pembunuhan dan pembuangan jenazah dilakukan di dua TKP yakni Kediri dan Blitar.

Selain memeriksa kedua tersangka, polisi juga akan melakukan penyelidikan di rumah Aris Sugianto di Kediri. Karena polisi menemukan tumpukan bekas pembakaran atau abu yang diduga pakaian korban yang telah dibakar.

"Di rumah itu ada tumpukan bekas pembakaran, kita tahu bahwa korban ketika ditemukan tidak mengenakan busana, apakah busana itu dibakar di sana atau pembakaran sampah nanti kita lakukan penyelidikan," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

Sementara itu, garis polisi terpasang di rumah Aris yang diduga menjadi lokasi pembunuhan Budi Hartanto di Desa Sambi, Kecamatan Sambi, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.

Menurut tetangganya Sujilah, perilaku Aris yang sehari-hari berjualan nasi goreng memang mirip wanita. Pada malam kejadian, 2 April 2019, Sujilah mendengar suara minta tolong.

"Itu malam-malam ada yang minta tolong, keluar dari kamar itu lari nggak tau kemana," kata tetangga pelaku Sujilah.

Jasad Budi Hartanto yang dimutilasi ditemukan pada 3 April di bawah Jembatan Karanggondang, Blitar, dengan kondisi dimasukkan kedalam koper tanpa kepala. Sedangkan, kepala korban Budi ditemukan 12 April di sungai Desa Bleber, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.