Sukses

BPBD Banjarnegara Pasang Pendeteksi Tanah Longsor dan Tanah Bergerak

Liputan6.com, Banjarnegara - Puluhan rumah warga di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, rusak parah, dinding retak dan sebagian roboh. Bahkan ada pula pondasi rumah warga yang ambles. 

Untuk mengantisipasi bahaya bencana susulan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Jawa Tengah, melakukan pemasangan alat pendeteksi tanah longsor dan pergerakan tanah.

Alat pendeteksi pergerakan tanah ini dipasang di sekitar lokasi terjadinya tanah bergerak untuk mendeteksi sejak dini bila terjadi bencana susulan.

Seperti ditayangkan Liputan6 SCTV, Jumat (22/2/2019), akibat fenomena tanah bergerak tercatat 22 rumah warga rusak parah. Tujuh di antaranya bahkan telah dirobohkan karena dinilai membahayakan. Kini 80 warga terpaksa menumpang di rumah warga lainnya.

Sementara itu, warga mendesak pemda setempat segera merelokasi mereka agar tinggal di tempat yang lebih aman. 

Sekitar satu jam dari Banjarnegara, fenomena tanah bergerak juga merusak puluhan rumah di Desa Karangbawang, Banyumas, Jawa Tengah. Setiap turun hujan tanah bergerak. Atas imbauan BPBD untuk direkolasi, warga pun berinisiatif untuk mengosongkan rumah mereka. (Muhammad Gustirha Yunas)